Berniat Bunuh Politikus Anti-Islam Geert Wilders, Pria Pakistan Dibui 10 Tahun

Berniat Bunuh Politikus Anti-Islam Geert Wilders, Pria Pakistan Dibui 10 Tahun

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 17:29 WIB
Geert Wilders (REUTERS/Robin Van Lonkhuijsen/Pool)
Geert Wilders (REUTERS/Robin Van Lonkhuijsen/Pool)
Amsterdam - Seorang pria asal Pakistan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh pengadilan Belanda, karena berencana membunuh seorang politikus anti-Islam, Geert Wilders. Rencana pembunuhan itu dilontarkan via media sosial setelah Wilders mengumumkan kompetisi kartun Nabi Muhammad, tahun 2018 lalu.

Seperti dilansir AFP, Selasa (19/11/2019), pria Pakistan yang diidentifikasi sebagai Junaid (27) oleh media-media lokal itu ditangkap pada Agustus 2018 di sebuah stasiun kereta di Den Haag. Dia ditangkap setelah memposting sebuah video di Facebook yang di dalamnya dia menyebut ingin 'mengirim Wilders ke neraka' dan meminta yang lain untuk membantunya.


Dalam persidangan yang digelar pada Senin (18/11) waktu setempat, pengadilan distrik Den Haag menyatakan Junaid yang pergi ke Belanda dari Prancis, bersalah atas dakwaan 'merencanakan pembunuhan dengan motif teroris' dan dakwaan 'menghasut untuk melakukan tindakan teroris'.

"Tersangka lebih dari sekali mengatakan bahwa kematian Wilders akan menjadi perbuatan baik," sebut hakim Jan van Steen dalam sidang putusan.

"Lebih lanjut, tersangka ingin melakukan pembunuhan di salah satu gedung parlemen, jantung demokrasi Belanda," imbuh hakim Van Steen.


Dalam persidangan, Junaid menyangkal adanya motif terkait teror. Dia menyebut dirinya sebagai sosok 'pecinta damai' dan mengaku sengaja pergi ke Belanda dari Prancis untuk memprotes kompetisi kartun Nabi Muhammad yang digelar Wilders. Kompetisi itu dibatalkan setelah memicu kemarahan umat Islam sedunia.
Selanjutnya
Halaman
1 2