Air Astana Akan Beli 30 Pesawat Boeing 737 MAX Senilai Nyaris Rp 50 T

Air Astana Akan Beli 30 Pesawat Boeing 737 MAX Senilai Nyaris Rp 50 T

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 16:23 WIB
Ilustrasi -- Boeing 737 MAX (Stephen Brashear/Getty Images)
Ilustrasi -- Boeing 737 MAX (Stephen Brashear/Getty Images)
Dubai - Maskapai Kazakhstan, Air Astana, berencana membeli 30 unit pesawat Boeing 737 MAX yang bermasalah. Diketahui bahwa Boeing 737 MAX sedang di-grounded secara global sejak Maret lalu, usai dua tragedi maut yang menewaskan total 346 orang.

Seperti dilansir AFP, Selasa (19/11/2019), rencana maskapai Air Astana membeli puluhan unit Boeing 737 MAX ini menjadi dorongan tersendiri bagi Boeing yang diterpa krisis usai tragedi Lion Air dan Ethiopian Airlines yang memicu grounded besar-besaran terhadap pesawat jenis tersebut.

Dalam pengumuman saat Dubai Airshow di Uni Emirat Arab pada Senin (18/11) waktu setempat, pihak Boeing menyatakan 10 unit pesawat 737 MAX telah dijual kepada maskapai Turki, SunExpress. Pemesanan Boeing 737 MAX itu merupakan yang pertama sejak pesawat jenis itu di-grounded secara global.


Pada Selasa (19/11) waktu setempat, maskapai Air Astana yang beroperasi sejak tahun 2002 ini menyatakan pihaknya telah menandatangani 'letter of intent' untuk membeli 30 unit pesawat Boeing 737 MAX-8. Pemesanan ini disebut akan diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan.

Dalam pernyataan resminya, Boeing menyebut puluhan pesawat 737 MAX ini akan 'menjadi tulang punggung' bagi maskapai berbujet rendah terbaru, FlyArystan, yang masih di bawah Air Astana. Boeing menyebut rencana pembelian 30 unit 737 MAX oleh Air Astana ini bernilai US$ 3,6 miliar atau setara nyaris Rp 50 triliun.

Momen penting komersial terakhir bagi Boeing 737 MAX adalah pada Juni lalu saat Boeing mengamankan 'letter of intent' dari induk perusahaan British Airways, International Airlines Group (IAG), untuk membeli 200 unit pesawat jenis tersebut.


Selanjutnya
Halaman
1 2