9 Warga AS Dibunuh di Meksiko, Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba

9 Warga AS Dibunuh di Meksiko, Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 11:01 WIB
Keluarga korban memeriksa kendaraan korban yang hangus terbakar di Meksiko (REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
Keluarga korban memeriksa kendaraan korban yang hangus terbakar di Meksiko (REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menawarkan untuk membantu Meksiko dalam perang melawan kartel-kartel narkoba setelah sembilan orang tewas dibunuh di wilayah yang marak dengan pengedar narkoba. Mereka yang tewas diketahui berkewarganegaraan ganda Meksiko-AS.

Sedikitnya sembilan orang yang tewas dalam penyerangan brutal pada Senin (4/11) waktu setempat, diketahui merupakan anggota komunitas Mormon asal AS yang pindah ke Meksiko sejak abad ke-19 lalu. Mereka yang tewas terdiri dari tiga wanita dan enam anak-anak.

Serangan itu terjadi di area perbatasan antara negara bagian Sonora dan Chihuahua, yang marak dengan kartel narkoba dan bandit setempat. Tiga kendaraan yang ditumpangi para korban dipenuhi lubang bekas peluru dan hangus terbakar.


Para pelaku diyakini sebagai anggota kartel narkoba setempat. Menteri Keamanan Meksiko, Alfonso Durazo, menyebut para korban mungkin salah dikira sebagai target serangan atau terjebak dalam baku tembak antara kartel-kartel narkoba yang saling bermusuhan.

Otoritas Meksiko menyebut enam anak lainnya luka-luka dan satu anak perempuan masih hilang. Belum ada satupun tersangka yang ditangkap. Dalam pernyataan via Twitter, seperti dilansir AFP, Rabu (6/11/2019), Trump menawarkan bantuan kepada Meksiko untuk mencari para pembunuh sembilan orang tersebut.

"Jika Meksiko butuh atau meminta bantuan dalam membersihkan monster-monster ini, Amerika Serikat siap, bersedia dan mampu untuk terlibat dan melakukan tugas itu dengan cepat dan efektif," tegas Trump dalam postingan Twitter-nya.

Keluarga korban memeriksa kendaraan korban yang hangus terbakar di MeksikoKeluarga korban memeriksa kendaraan korban yang hangus terbakar di Meksiko Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez

Selanjutnya
Halaman
1 2