Demo Besar-besaran Berlanjut, Presiden Chile Tegaskan Tak Akan Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 09:20 WIB
Sebastian Pinera saat menghadiri Sidang Umum PBB di AS pada September lalu (REUTERS/Carlo Allegri/File Photo)
Sebastian Pinera saat menghadiri Sidang Umum PBB di AS pada September lalu (REUTERS/Carlo Allegri/File Photo)
Santiago - Presiden Chile, Sebastian Pinera, menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya meskipun tengah menghadapi unjuk rasa besar-besaran. Unjuk rasa yang memprotes ketidaksetaraan dan buruknya kondisi sosial di Chile itu telah memasuki minggu ketiga.

Seperti dilansir AFP, Rabu (6/11/2019), penegasan itu disampaikan Pinera dalam wawancara terbaru dengan media Inggris, BBC.


Saat ditanya apakah dirinya akan mundur dari jabatannya, Pinera dengan yakin menjawab: "Tidak."

"Persoalan-persoalan ini telah berakumulasi selama 30 tahun terakhir. Saya bertanggung jawab atas sebagian dari itu dan saya menganggapnya sebagai tanggung jawab saya, tapi bukan hanya saya satu-satunya (yang bertanggung jawab)," tegas Pinera.

Bentrokan kembali pecah dalam unjuk rasa pada Selasa (5/11) waktu setempat, yang semakin memperburuk situasi di salah satu negara paling makmur di kawasan Amerika Latin ini. Unjuk rasa besar-besaran memaksa pemerintah Chile membatalkan dua acara besar, yakni APEC dan KTT Perubahan Iklim.

Ribuan demonstran turun ke jalanan ibu kota Santiago dan di kota-kota lainnya seperti Concepcion dan Vina del Mar, sebelah barat Santiago.

Unjuk rasa memprotes Presiden Chile Sebastian Pinera masih marakUnjuk rasa memprotes Presiden Chile Sebastian Pinera masih marak Foto: REUTERS/Jorge Silva

Selanjutnya
Halaman
1 2