Surati CEO Boeing, Puluhan Ribu Pramugari AS Khawatirkan Keamanan 737 MAX

Surati CEO Boeing, Puluhan Ribu Pramugari AS Khawatirkan Keamanan 737 MAX

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 14:35 WIB
Puluhan pesawat Boeing 737 MAX yang di-grounded terparkir di Boeing Field di Seattle, Washington (REUTERS/Lindsey Wasson)
Puluhan pesawat Boeing 737 MAX yang di-grounded terparkir di Boeing Field di Seattle, Washington (REUTERS/Lindsey Wasson)
Washington - Asosiasi pramugari maskapai American Airlines menyuarakan kekhawatiran soal keamanan pesawat Boeing 737 MAX. Dalam surat kepada CEO Boeing, asosiasi pramugari Amerika Serikat (AS) itu menuntut peran aktif dari mereka dalam peluncuran kembali pesawat yang kini di-grounded secara global itu.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (1/11/2019), seruan itu disampaikan oleh Presiden Asosiasi Pramugari Profesional American Airlines, Lori Bassani, dalam surat yang ditujukan untuk CEO Boeing Co, Dennis Muilenburg, pekan ini.

"Sebanyak 28 ribu pramugari yang bekerja untuk American Airlines menolak untuk masuk ke dalam pesawat yang mungkin tidak aman dan menyerukan standar keamanan tertinggi untuk menghindari tragedi lainnya," ucap Bassani dalam surat yang dilihat Reuters itu.


Surat tertanggal 30 Oktober itu dikirimkan menyusul pemeriksaan Kongres AS terhadap Muilenburg yang berlangsung selama dua hari. Dalam pemeriksaan itu, Muilenburg dicecar banyak pertanyaan tajam terkait Boeing 737 MAX yang terlibat tragedi Lion Air dan Ethiopian Airlines yang menewaskan total 346 orang.

American Airlines Group diketahui merupakan pengguna Boeing 737 MAX terbanyak kedua, dengan 24 unit pesawat yang kini dimilikinya dan puluhan pesawat lainnya yang telah dipesan.

Dituturkan Bassani kepada Muilenburg bahwa pemeriksaan di Kongres AS menunjukkan kegagalan dalam pengawasan pengembangan Boeing 737 MAX dan memicu pertanyaan soal sumber daya untuk pengawasan pada Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA).
Selanjutnya
Halaman
1 2