PM Lebanon Mundur Usai Didemo Hampir 2 Pekan, Demonstran: Itu Belum Cukup

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 10:16 WIB
Foto: PM Lebanon Saad al-Hariri (REUTERS/Mohamed Azakir)

Sebelumnya dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Selasa (29/10) waktu setempat, Hariri mengumumkan pengunduran dirinya. Dia menyebut keputusannya ini sebagai respons atas keinginan banyak warga Lebanon yang turun ke jalan untuk menuntut perubahan.

"Kita harus melakukan kejutan besar untuk memperbaiki krisis. Saya akan ke Istana Baabda untuk menyerahkan pengunduran diri pemerintah," ujar Hariri. Dalam pidatonya, Hariri mengatakan bahwa dirinya telah menemui jalan buntu dan menyerukan para elite politik untuk melindungi negara.


Aksi demo besar-besaran di Lebanon dipicu oleh kemarahan warga atas meningkatnya biaya hidup dan rencana pajak baru, termasuk biaya panggilan WhatsApp, yang dengan cepat ditarik kembali setelah protes pecah. Ini adalah demonstrasi terbesar dalam beberapa puluh tahun terakhir.

Demonstrasi yang diwarnai sejumlah kerusuhan ini pecah menyusul meningkatnya keluhan terkait korupsi pemerintah, salah kelola dana, dan kegagalan pemerintah menangani angka pengangguran yang tinggi di Lebanon.

Halaman

(ita/ita)