Sosok Abu Bakr al-Baghdadi, Pemimpin ISIS yang Dijuluki 'Hantu'

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 10:37 WIB
Abu Bakr al-Baghdadi dalam foto yang dirilis ISIS pada April 2019 lalu. Dalam foto ini, Baghdadi sedang diwawancarai oleh sayap media propaganda ISIS, Al-Furqan (Al-Furqan media via AP, File)
Abu Bakr al-Baghdadi dalam foto yang dirilis ISIS pada April 2019 lalu. Dalam foto ini, Baghdadi sedang diwawancarai oleh sayap media propaganda ISIS, Al-Furqan (Al-Furqan media via AP, File)
Baghdad - Pemimpin Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi, dipastikan tewas meledakkan diri setelah terpojok pasukan militer Amerika Serikat (AS) yang menggelar operasi di Suriah. Semasa hidup, Baghdadi dijuluki 'Hantu' karena memimpin ISIS tanpa banyak muncul ke publik.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (28/10/2019), Baghdadi mengawasi kejayaan dan runtuhnya ISIS dalam beberapa tahun terakhir dari lokasi rahasia, yang seringkali disebut berpindah-pindah demi menghindari pengejaran otoritas terkait.

Usai menetapkan dirinya sebagai 'Khalifah' tahun 2014 lalu, Baghdadi memimpin lebih dari 7 juta orang di berbagai wilayah strategis Suriah dan Irak. Deklarasi kekhalifahan ISIS yang disampaikannya dari Masjid Al-Nuri di Mosul, Irak saat itu diikuti oleh gelombang aksi kekerasan yang menewaskan ribuan warga sipil, mengusir jutaan orang dari tempat tinggal mereka dan menarik kekuatan-kekuatan dunia untuk terlibat dalam konflik regional.


Jarang terlihat di depan publik bahkan saat ISIS mencapai kejayaannya di Suriah dan Irak, Baghdadi yang merupakan warga asli Irak ini diyakini berusia 48 tahun. Dia dilaporkan menghilang saat wilayah kekuasaan ISIS menyusut dan aktivitas militan ISIS berubah menjadi jaringan sleeper cell (sel-sel tidur).

Baghdadi sempat beberapa kali dirumorkan terluka dan tewas sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan kematiannya pada Minggu (27/10) waktu setempat. Trump menyebut bahwa Baghdadi tewas meledakkan dirinya sendiri saat terpojok oleh operasi militer AS di Suriah.

"Semalam, Amerika Serikat menegakkan keadilan pada pemimpin teroris nomor satu dunia," ucap Trump dalam pernyataannya saat bicara soal operasi militer AS yang dirancang dari Irak dan dieksekusi di Suriah.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3