detikNews
2019/10/19 02:57:16 WIB

Pembunuh yang Picu Demo Besar Hong Kong Akan ke Taiwan

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pembunuh yang Picu Demo Besar Hong Kong Akan ke Taiwan Foto ilustrasi: Demonstrasi Hong Kong (Reuters)
Jakarta - Demonstrasi besar dan berlarut-larut di Hong Kong dipicu oleh orang ini. Pria Hong Kong ini dulu membunuh pacarnya yang juga orang Hongkong. Pembunuhan terjadi di Taiwan. Kini dia setuju untuk kembali ke Pulau Taiwan untuk menjalani peradilan.

Dilansir AFP, Sabtu (19/10/2019), pria itu bernama Chan Tong-kai. Informasi soal kesediaan Chan Tong-kai mengikuti pengadilan di Taiwan didapat dari pendetanya.



Chan Tong-kai berumur 20 tahun. Dia telah dicari-cari pihak Taiwan karena membunuh pacarnya yang saat itu tengah hamil. Pembunuhan berlangsung saat liburan pada Februari 2018.

Usai membunuh, pria itu kemudian pulang ke Hong Kong. Polisi Taiwan yang merupakan bagian dari Republik Rakyat China tentu tidak bisa mengejarnya. Soalnya, tak ada perjanjian ekstradisi antara Hong Kong dan Taiwan.



Kasus ini memicu proposal pemerintah Hong Kong yang kontroversial. Pemerintah Hong Kong yang pro-RRC itu menggulirkan rancangan undang-undang ekstradisi yang bakal memperbolehkan Hong Kong menyerahkan terduga pelaku kejahatan ke wilayah lainnya, termasuk ke wilayah RRC yang otoriter itu.

Maka pecahlah rangkaian protes di Hong Kong menentang RUU itu. Bola salju demonstrasi terus bergulir demi demokrasi dan akuntabilitas polisi.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com