detikNews
2019/10/15 12:35:56 WIB

Coba Ledakkan Notre-Dame, 5 Perempuan Militan Prancis Dibui 5-30 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Coba Ledakkan Notre-Dame, 5 Perempuan Militan Prancis Dibui 5-30 Tahun Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Paris - Pengadilan Prancis menjatuhkan hukuman penjara pada lima perempuan yang menjadi anggota sel militan atas upaya gagal untuk meledakkan sebuah bom mobil di luar katedral Notre-Dame di Paris. Kelima perempuan itu divonis antara lima tahun penjara dan 30 tahun penjara.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/10/2019), kasus ini merupakan kasus pertama yang melibatkan sekelompok perempuan yang mencoba melancarkan serangan di Prancis, yang telah berulang kali menjadi target para teroris sejak tahun 2015, yang menyebabkan tewasnya 255 orang.

Kelima perempuan tersebut, berumur antara 22 tahun dan 42 tahun, ditangkap setelah sebuah mobil bermuatan tabung gas ditemukan parkir di dekat lapangan terbuka yang ramai di depan katedral Notre-Dame di jantung Paris pada 4 November 2016 silam.


Dua terdakwa utama, Ines Madani dan Ornella Gilligmann telah menyiram mobil tersebut dengan diesel di tengah malam dan mencoba membakarnya dengan sebuah rokok, namun upaya itu gagal. Keduanya divonis penjara masing-masing 30 tahun dan 25 tahun.

Perempuan-perempuan itu diyakini bertindak atas perintah Rachid Kassim, seorang ahli propaganda ISIS Prancis yang juga diduga memerintahkan pembunuhan dua polisi di rumah mereka pada Juni 2016. Kassim diyakini telah tewas dalam serangan udara di dekat kota Mosul, Irak pada Februari 2017.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com