detikNews
2019/10/14 17:16:06 WIB

Selandia Baru Bentuk Tim Khusus Tangkal Ekstremisme Online

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Selandia Baru Bentuk Tim Khusus Tangkal Ekstremisme Online Jacinda Ardern (DAVID ROWLAND/AFP)
Wellington - Pemerintah Selandia Baru akan membentuk sebuah tim penyidik yang memiliki tugas khusus menangkal ekstremisme online. Pembentukan tim penyidik ini menjadi langkah terbaru untuk mengatasi kegagalan saat terjadi penembakan brutal di dua masjid Christchurch awal tahun ini.

Seperti dilansir AFP, Senin (14/10/2019), pembentukan tim khusus ini diumumkan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, awal pekan ini. Diketahui bahwa PM Ardern memimpin upaya global dalam memaksa perusahaan-perusahaan teknologi untuk menindak tegas material-material ekstremis sejak penembakan brutal menewaskan 51 jemaah di dua masjid pada Maret lalu, yang sebagian besar disiarkan langsung via layanan live-streaming Facebook.


Disebutkan PM Ardern bahwa penembakan brutal itu juga menunjukkan pemerintahannya perlu meningkatkan sumber daya untuk membatasi penyebaran konten bernada kebencian via online.

"Kita akan memiliki sebuah tim khusus yang fokus menargetkan dan menghancurkan konten ekstremis sarat kekerasan di seluruh saluran digital kita," tegas PM Arden dalam pernyataannya saat mengumumkan pembentukan tim penyidik khusus ini.

"Tim ini akan bekerja dengan cara yang mirip saat kita menargetkan material eksploitasi seksual anak, dengan bekerja sama dengan host konten online dalam mencari dan menghapus konten berbahaya," imbuhnya.


Lebih lanjut, PM Ardern menyebut bahwa Departemen Urusan Dalam Negeri akan 17 spesialis dalam urusan penyelidikan, forensik dan intelijen untuk fokus pada konten online yang bermuatan pandangan ekstremis sarat kekerasan.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com