detikNews
2019/10/06 00:08:26 WIB

Hakim Thailand Tembak Diri Sendiri di Pengadilan Usai Bebaskan 5 Terdakwa

Haris Fadhil - detikNews
Halaman 1 dari 2
Hakim Thailand Tembak Diri Sendiri di Pengadilan Usai Bebaskan 5 Terdakwa Ilustrasi pistol (Foto: Dok. Thinkstock)
Bangkok - Seorang hakim Thailand menembak dirinya sendiri di dada di depan pengadilan yang penuh sesak setelah membebaskan beberapa terdakwa pembunuhan. Dia juga mengutuk sistem peradilan kerajaan dalam sebuah pidato yang disiarkan di Facebook Live sebelum peristiwa terjadi.

Dilansir dari AFP, Minggu (6/10/2019), para kritikus mengatakan pengadilan Thailand sering kali menguntungkan orang kaya dan berkuasa dan kerap memberikan hukuman cepat dan keras kepada orang biasa karena pelanggaran ringan. Tetapi hampir tidak pernah ada hakim yang mengkritik sistem tersebut.



Kanakorn Pianchana, seorang hakim di pengadilan Yala di selatan Thailand yang dilanda pemberontakan, memberikan vonis untuk lima tersangka Muslim dalam kasus pembunuhan pada Jumat sore waktu setempat. Dia membebaskan kelompok itu, dan menyampaikan permohonan ruang sidang untuk sistem peradilan yang lebih bersih, sebelum mengeluarkan pistol dan menembak dirinya sendiri di dada.

"Anda perlu bukti yang jelas dan kredibel untuk menghukum seseorang. Jadi, jika Anda tidak yakin, jangan menghukum mereka," katanya berbicara kepada pengadilan dan menyiarkan kata-katanya di teleponnya di Facebook secara langsung.

"Saya tidak mengatakan bahwa kelima terdakwa tidak melakukan kejahatan, mereka mungkin melakukannya. Tetapi proses pengadilan harus transparan dan kredibel, menghukum orang yang salah membuat mereka menjadi kambing hitam," jelasnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com