Dilansir dari AFP, Selasa (24/9/2019), peristiwa penembakan itu terjadi pada 2015. Saat itu, Hamed disebut menembak hingga tewas warga Israel yang menduduki wilayah Tepi Barat.
Selain menewaskan seorang warga Israel, Hamed juga disebut melukai tiga orang lainnya. Keempat warga Israel itu berada di dalam mobil ketika mereka ditembaki di persimpangan di dekat pemukiman Shvut Rachel pada 29 Juni 2015.
Militer menuduh gerakan Hamas yang mengontrol Jalur Gaza melakukan serangan senjata. Hamas pun memuji serangan itu.
Namun pihak Hamas mengaku tak ikut bertanggung jawab atas serangan pada 2015 tersebut. (haf/haf)











































