detikNews
Senin 16 September 2019, 04:04 WIB

Kutuk Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi, PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kutuk Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi, PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri Foto: VIDEOS OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS
New York - Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk keras penyerangan ke fasilitas minyak milik Arab Saudi. Guterres meminta semua pihak untuk menahan diri.

"Sekretaris Jenderal mengecam serangan Sabtu terhadap fasilitas minyak Aramco di Provinsi Timur di Kerajaan Arab Saudi yang diklaim oleh Houthi," kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, seperti dikutip dari Reuters, Senin (16/9/2019).


Guterres juga meminta semua pihak menahan diri. Semua pihak diminta untuk mematuhi hukum humaniter Internasional.

"Sekretaris Jenderal menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, mencegah eskalasi di tengah ketegangan yang meningkat dan untuk mematuhi setiap saat dengan Hukum Humaniter Internasional," kata Dujarric, mengutip Guterres.


Kementerian Dalam Negeri Saudi sudah melakukan penyelidikan telah diluncurkan terhadap serangan-serangan drone itu. Asal serangan drone itu tidak disebut lebih lanjut oleh otoritas Saudi.

Sementara itu, Inggris meminta kelompok pemberontak Houthi Yaman harus berhenti menargetkan infrastruktur sipil dan komersial milik Saudi. Kelompok Houthi ini juga menyerang dua pabrik di jantung industri minyak Arab Saudi, termasuk fasilitas pemrosesan minyak bumi terbesar di dunia.

"Serangan yang sama sekali tidak dapat diterima pada fasilitas minyak di Arab Saudi pagi ini," ujar Menteri Luar Negeri Inggris yang bertanggungjawab untuk urusan Timur-Tengan dan Afrika Utara, Andrew Murrison, seperti dilansir Reuters, Minggu (15/9).


(fdu/abw)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com