Dikutip dari ABC News, Kamis (5/9/2019), laporan polisi provinsi Ontario mengatakan, korban tewas bernama Catherine Sweatt-Muller (62). Saat itu dia bersama orang tua sedang menetap di sebuah rumah terpencil di Pulau Red Pine, Kanada.
Petugas polisi Provinsi Ontario Jim Davis mengatakan Sweatt-Mueller pergi ke luar rumah pada Minggu (1/9) malam, karena mendengar anjing peliharaannya terus menggonggong. Namun, ketika itu Sweatt-Mueller tak kembali lagi ke rumah.
Davis menuturkan, orang tua Sweatt-Mueller kemudian menelepon pihak kepolisian. Saat petugas datang, polisi menemukan seekor beruang berdiri di atas jasad Sweatt-Mueller.
Ahli biologi satwa liar di Minnesota, Andy Tri menjelaskan, serangan predator oleh beruang hitam sangat jarang terjadi.











































