detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 18:04 WIB

Korban Tewas Kebakaran Studio Animasi Jepang Bertambah Jadi 24 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Korban Tewas Kebakaran Studio Animasi Jepang Bertambah Jadi 24 Orang Gedung tiga lantai yang menjadi studio animasi ini hangus terbakar (Kyodo News via AP)
Tokyo - Korban tewas akibat kebakaran di sebuah studio animasi di Kyoto, Jepang bertambah menjadi 24 orang. Motif di balik aksi pembakaran yang disengaja ini masih diselidiki otoritas setempat.

Seperti dilansir AFP dan Channel News Asia, Kamis (18/7/2019), jenazah para korban ditemukan saat petugas pemadam menyisir bagian dalam gedung yang hangus terbakar. Jumlah korban tewas terus bertambah karena api masih berkobar hingga beberapa jam setelah laporan diterima pada Kamis (18/7) siang waktu setempat.

Setelah korban tewas pertama dikonfirmasi oleh otoritas setempat, petugas menemukan 12 korban lainnya dalam kondisi 'cardio-respiratory arrest' (detak jantung terhenti) di lantai dasar dan lantai satu. Istilah 'cardio-respiratory arrest' biasa dipakai otoritas Jepang untuk mengindikasikan bahwa korban sudah meninggal, namun kematiannya belum disertifikasi secara resmi.

Dituturkan seorang pejabat Departemen Pemadam Kebakaran setempat kepada AFP bahwa sedikitnya 11 korban lainnya ditemukan juga dalam kondisi 'cardio-respiratory arrest' di lantai dua dan di tangga menuju atap gedung.


Dengan demikian, saat ini jumlah korban tewas mencapai 24 orang. Gedung tiga lantai yang terbakar itu disebut menjadi lokasi studio animasi milik Kyoto Animation.

Laporan media-media lokal menyebut sedikitnya ada 70 orang di dalam gedung tersebut saat aksi pembakaran terjadi. Sekitar 35 orang mengalami luka-luka, dengan 10 orang di antaranya dalam kondisi serius.

Departemen Pemadam Kebakaran setempat menyatakan, laporan kebakaran pertama kali diterima pada Kamis (18/7) siang, sekitar pukul 10.35 waktu setempat. Menurut kepolisian setempat, kebakaran di studio animasi diduga dilakukan secara sengaja. Motif di balik aksi pembakaran ini masih belum diketahui pasti.

Laporan televisi nasional Jepang, NHK, menyebut seorang pria berusia 41 tahun yang diduga menuangkan bensin di sekitar studio animasi itu, telah diamankan dan kini ditahan. Identitas pria ini tidak disebut lebih lanjut.


Pria ini dilaporkan mengatakan 'Mati kamu!' sebelum membakar bensin yang dituangkannya di sekitar gedung tersebut. NHK melaporkan bahwa pria itu mengalami luka-luka dan kini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat. Kondisi ini membuat polisi belum bisa menginterogasinya.

Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, menyampaikan belasungkawa untuk para korban. Dalam pernyataan via Twitter, PM Abe menyebut insiden ini 'terlalu mengerikan' untuk disebut dengan kata-kata.

"Ini sangat mengerikan hingga saya kehabisan kata-kata. Saya berdoa untuk mereka yang meninggal," tulis PM Abe dalam pernyataannya.

Kyoto Animation yang beroperasi sejak tahun 1981 diketahui banyak memproduksi animasi berkualitas tinggi. Beberapa di antaranya termasuk serial televisi 'The Melancholy of Haruhi Suzumiya' dan 'K-On!'.



Simak Video "Fakta-fakta Baru Mengerikan dari Kebakaran Studio Kyoto Jepang"
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com