Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan dalam sebuah statemen bahwa bocah tersebut sedang menjalani operasi dalam kondisi kritis usai terkena tembakan peluru pada Jumat (12/7) waktu setempat.
Kantor berita Palestina, Wafa seperti dilansir AFP, Sabtu (13/7/2019) mengidentifikasi bocah tersebut sebagai Abdelrahman Shteiwi yang berumur 10 tahun. Bocah laki-laki itu terluka dalam bentrokan di Kafr Qaddum dekat Nablus, Tepi Barat bagian utara. Wafa melaporkan bahwa bocah tersebut tertembak peluru timah panas di bagian kepala, namun laporan lain menyebut dia terkena peluru karet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara militer Israel menyatakan, sekitar 60 orang melakukan aksi demo yang diwarnai kerusuhan pada Jumat (12/7) tersebut. "Para perusuh membakar ban-ban dan melemparkan batu ke arah pasukan IDF (militer Israel). Sebagai respons, pasukan menggunakan cara-cara pembubar massa," ujar juru bicara tersebut.
Sementara itu, setidaknya 33 warga Palestina terluka akibat tertembak saat aksi-aksi demo mingguan yang diwarnai bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel pada Jumat (12/7) waktu setempat.
Tonton juga video Tuntut Kembali ke Tanah Air, 40.000 Warga Palestina Turun ke Jalan:










































