detikNews
Selasa 28 Mei 2019, 11:33 WIB

Penikaman Massal di Jepang, Polisi Pastikan Seorang Anak SD Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Penikaman Massal di Jepang, Polisi Pastikan Seorang Anak SD Tewas Situasi di lokasi penikaman massal di Kawasaki, Jepang (Photo by JIJI PRESS/AFP)
Tokyo - Kepolisian Jepang telah memastikan satu anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tewas dalam penikaman massal di Kawasaki, Jepang. Pelaku penikaman yang ditangkap dalam keadaan luka parah, dikonfirmasi telah tewas.

Seperti dilaporkan televisi nasional NHK dan dilansir CNN, Selasa (28/5/2019), Kepolisian Jepang telah memastikan bahwa seorang siswi SD meninggal dunia setelah mengalami luka-luka dalam penikaman yang terjadi pada Selasa (28/5) pagi waktu setempat ini.

Penikaman brutal ini dilaporkan terjadi saat orang-orang yang sedang menunggu bus di halte, termasuk anak-anak yang menunggu bus sekolah mereka. Kawasaki diketahui berjarak sekitar 21 kilometer sebelah selatan Tokyo.


Kepolisian setempat, seperti dilaporkan NHK, juga menyatakan bahwa seorang pria yang diduga pelaku penikaman massal ini, telah tewas. NHK melaporkan pelaku tewas akibat 'luka yang dipicunya sendiri'. Pelaku yang tidak disebut namanya ini, sebelumnya dilaporkan menikam dirinya sendiri di bagian leher hingga luka parah.

Pelaku yang diyakini berusia antara 40-an hingga 50-an tahun ini sempat tak sadarkan diri usai ditangkap polisi di lokasi kejadian.

Laporan sebelumnya menyebut dua orang termasuk satu anak-anak dikhawatirkan tewas. Otoritas setempat menyebut keduanya 'tidak menunjukkan tanda-tanda vital (kehidupan)'. Istilah itu biasa dipakai untuk menyebut korban yang telah meninggal, namun kematiannya belum disertifikasi resmi oleh pejabat medis.


Motif penikaman ini belum diketahui pasti.

Laporan NHK menyebut pelaku mulai menikam orang-orang yang menunggu bus di halte dan kemudian di dalam bus. "Saya mendengar teriakan, kemudian saya melihat seorang pria berdiri dengan satu pisau di masing-masing tangannya," tutur seorang saksi mata yang dirahasiakan identitasnya kepada NHK.

Polisi dilaporkan telah menemukan dua pisau di lokasi kejadian.


Dalam pernyataan terpisah, Departemen Pemadam Kebakaran Kawasaki menyebut total 16 siswa SD dan tiga orang dewasa mengalami luka-luka dalam insiden ini. Tiga orang dewasa yang luka-luka dilaporkan mengalami luka parah.

Aksi penikaman massal semacam ini tergolong langka di Jepang, yang tercatat sebagai salah satu negara maju dengan angka kejahatan terendah di dunia.


Penikaman Massal di Jepang, Polisi Pastikan Seorang Anak SD Tewas

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed