DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 15:49 WIB

Ayah Korban Penembakan Massal di SD Sandy Hook AS Tewas Bunuh Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Ayah Korban Penembakan Massal di SD Sandy Hook AS Tewas Bunuh Diri Jeremy Richman (tengah) bersama istrinya, Jennifer Hensel (kiri) dan David Wheeler (kanan), ayah korban tewas lainnya, dalam foto tahun 2013 (REUTERS/Michelle McLoughlin/File Photo)
Connecticut - Tragis! Ayah salah satu korban penembakan Sekolah Dasar (SD) Sandy Hook di Amerika Serikat (AS), ditemukan tewas bunuh diri. Jenazah pria bernama Jeremy ini ditemukan di dalam kantornya di Newtown, Connecticut.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/3/2019), Richman (49) merupakan ayah dari Avielle Richman, satu dari 20 anak yang tewas bersama enam staf sekolah dalam penembakan brutal di SD Sandy Hook tahun 2012 lalu. Anak-anak yang tewas rata-rata berusia 6-7 tahun.

Penembakan brutal di SD Sandy Hook yang dilakukan oleh Adam Peter Lanza (20) -- yang bunuh diri usai beraksi -- tercatat sebagai salah satu penembakan massal paling mematikan dalam sejarah AS.


Kepolisian setempat menyatakan bahwa jenazah Richman yang seorang neurofarmakologis, ditemukan di dalam kantornya pada Senin (25/3) pagi waktu setempat. Neurofarmakologis merupakan pakar neurofarmakologi, cabang farmakologi yang fokus menguji reaksi obat pada sistem saraf.

"Kematiannya tampaknya merupakan bunuh diri, tapi polisi tidak akan mengungkapkan metode atau detail lainnya soal kematiannya, hanya menyatakan bahwa kematiannya tidak tampak mencurigakan," demikian pernyataan Departemen Kepolisian Newton.

Ditambahkan polisi bahwa kantor Pemeriksa Medis Connecticut diperkirakan akan mengonfirmasi penyebab kematian Richman dalam laporan pada Senin (1/4) mendatang.

Setelah kepergian putrinya, Richman dan istrinya, Jennifer Hensel, mendirikan sebuah yayasan yang fokus pada pencegahan tindak kekerasan melalui pendanaan penelitian kesehatan mental dan meningkatkan akses untuk perawatan gangguan kesehatan mental.


Yayasan itu menggunakan nama putinya atau disebut sebagai Avielle Foundation. Dalam tulisan yang dimuat situs resmi Avielle Foundation, Richman menyebut kematian putrinya telah membuatnya merasakan 'kesedihan tanpa batas'.

Anggota parlemen lokal, Jahana Hayes, yang mewakili sejumlah distrik termasuk Newton menyatakan bahwa dirinya terkesan soal betapa optimistisnya Richman soal upaya yayasannya saat dia terakhir kali menghadiri rapat.

"Tragedi ini menunjukkan bahwa trauma akibat kekerasan bersenjata telah meluas hingga melebihi tragedi awal," sebutnya.

Sementara itu, Senator Connecticut, Richard Blumenthal, mengenang Richman sebagai sosok 'teman baik, ayah yang berdedikasi, peneliti yang terpandang'.




Tonton juga video Erdogan: PM New Zealand Jadi Contoh Pemimpin Dunia:

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed