DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 17:31 WIB

London-Prancis Perketat Keamanan Tempat Ibadah Usai Teror New Zealand

Novi Christiastuti - detikNews
London-Prancis Perketat Keamanan Tempat Ibadah Usai Teror New Zealand Polisi Selandia Baru siaga usai penembakan brutal terjadi di dua masjid di Christchurch (REUTERS)
London - Otoritas kota London di Inggris meningkatkan pengamanan di masjid-masjid setempat usai terjadi penembakan brutal di dua masjid di New Zealand (Selandia Baru). Peningkatan pengamanan juga dilakukan otoritas Prancis terhadap area sekitar tempat ibadah.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Jumat (15/3/2019), Wali Kota London, Sadiq Khan, dalam pernyataannya mengonfirmasi pengerahan polisi bersenjata ke sekitar masjid-masjid yang ada di kota London mulai Jumat (15/3) waktu setempat. Sadiq menyebut para polisi akan 'sangat terlihat' di publik.


Dalam pernyataannya, Sadiq juga menyampaikan belasungkawa pada para korban penembakan brutal itu. Sejauh ini, dilaporkan 49 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka akibat penembakan brutal yang dikecam sebagai 'serangan teroris' oleh Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, itu.

"Kabar menyedihkan dari Selandia Baru pagi ini, di mana orang-orang tidak bersalah dibunuh karena keyakinan mereka. London berdiri bersama warga Christchurch dalam menghadapi serangan teror mengerikan ini. London akan selalu menjunjung keberagaman yang berusaha dihancurkan beberapa pihak," sebut Sadiq.

"Saya ingin mengamankan komunitas muslim di London. Saya sudah berkomunikasi dengan Kepolisian Metropolitan London. Akan ada pengerahan polisi yang sangat terlihat di sekitar masjid-masjid hari ini, juga pengerahan petugas bersenjata, saat warga London pergi beribadah," tegasnya, sembari mengimbau warga untuk melaporkan hal-hal mencurigakan di sekitar lingkungannya ke polisi.


Diketahui bahwa London memiliki komunitas muslim yang cukup besar. Tahun 2017 lalu, satu orang tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka saat seorang pria menabrakkan van yang dikemudikannya ke arah kerumunan pejalan kaki dekat Masjid Finsbury Park di London bagian utara.

Dalam pernyataan pada Jumat (15/3) waktu setempat, Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner, mengumumkan bahwa otoritas Prancis telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di dekat tempat-tempat ibadah di wilayahnya. Langkah ini diambil menyusul penembakan brutal di Selandia Baru.

"Patroli akan dilakukan di sekitar tempat-tempat ibadah," tutur Castaner dalam pernyataan via akun Twitter-nya, seperti dilansir Reuters.


Prancis diketahui menjadi rumah bagi populasi minoritas muslim terbesar di kawasan Eropa Barat. Negara ini mengalami serangan-serangan teror mematikan pada tahun 2015 dan 2016 lalu.


Simak Video 20detik: Teror Penembakan di Masjid, Hari Tersuram di Selandia Baru

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed