Dramatis, Seorang Bayi Baru Lahir Diselamatkan dari Saluran Air

Dramatis, Seorang Bayi Baru Lahir Diselamatkan dari Saluran Air

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 13 Feb 2019 11:02 WIB
Proses penyelamatan bayi baru lahir dari saluran air di Afsel (Bernadette Wicks/ECR)
Proses penyelamatan bayi baru lahir dari saluran air di Afsel (Bernadette Wicks/ECR)
Johannesburg - Seorang bayi yang baru lahir ditemukan menangis di dalam saluran air di Durban, Afrika Selatan (Afsel). Bayi ini berhasil diselamatkan dalam proses penyelamatan dramatis selama empat jam.

Seperti dilansir CNN dan Associated Press, Rabu (13/2/2019), temuan bayi ini berawal saat seorang warga setempat mendengar suara tangisan bayi di dalam saluran air yang terbuat dari beton pada Senin (11/2) waktu setempat. Warga tersebut kemudian melaporkan hal ini kepada otoritas setempat.

Kepala Dinas Penyelamatan Durban, Garrith Jamieson, menyebut warga yang melapor itu sempat memeriksa ke dalam saluran air dan melihat sesosok bayi di dalamnya, namun tidak bisa mengevakuasinya sendiri.


Jamieson mengatakan, petugas penyelamat yang dikerahkan ke lokasi menggunakan alat pahatan dan palu untuk membongkar beton pada saluran air tersebut. Area sekitar saluran air digali untuk memudahkan operasi penyelamatan yang berlangsung nyaris selama empat jam.

Setelah berhasil ditemukan dan dievakuasi keluar dari saluran air, bayi perempuan itu diterbangkan ke Inkosi Albert Luthuli Hospital untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Video dramatis penyelamatan itu menunjukkan momen saat sang bayi dievakuasi keluar dari saluran air. Suara sorakan terdengar dari orang-orang yang menyaksikan penyelamatan itu.


Dokter spesialis trauma pada rumah sakit tersebut, Dr Timothy Hardcastle, mengungkapkan bahwa bayi itu mengalami hipotermia dan harus dijaga tetap hangat. Kendati demikian, kondisi kesehatannya memuaskan dengan hanya mengalami luka-luka ringan.

Saat ditemukan, bayi itu masih memiliki tali pusar yang menempel. Diyakini usia bayi itu antara satu hingga tiga hari. Oleh warga setempat, bayi perempuan itu diberi nama Sibanisethu yang berarti 'Sinar Cahaya'.

Tidak diketahui pasti bagaimana bayi itu bisa berakhir di saluran air. Dinas Penyelamatan Durban menyatakan masih belum tahu secara jelas mengapa bayi ini 'dibuang' ke saluran air. Kepolisian setempat masih menyelidiki kasus ini.


(nvc/ita)