detikNews
Jumat 01 Februari 2019, 10:50 WIB

Kesal Soal Debat Tembok AS-Meksiko, Trump: Tembok Adalah Tembok!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kesal Soal Debat Tembok AS-Meksiko, Trump: Tembok Adalah Tembok! perbatasan AS dan Meksiko (Foto: Getty Images)
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kekesalannya terhadap mereka yang terus meributkan impiannya untuk membangun tembok perbatasan AS dan Meksiko.

"Mari kita sebut saja TEMBOK mulai dari sekarang dan berhenti memainkan permainan politik! TEMBOK adalah TEMBOK!" demikian cuitan Trump di Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/2/2019).

Dalam cuitan-cuitan lainnya, Trump mengisyaratkan bahwa dirinya tak ingin berkompromi seiring Kongres berdebat mengenai penyediaan dana pembangunan tembok AS-Meksiko tersebut. "Tembok tersebut sedang dikerjakan dengan satu atau lain cara!" serunya.

Trump juga menuliskan: "Pasukan tambahan sedang dikirimkan ke Perbatasan Selatan untuk menghentikan percobaan Invasi para Ilegal ... Dengan Tembok itu akan sangat mudah dan lebih murah. Sedang dibangun!"


Beberapa jam kemudian, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dari Partai Demokrat yang menentang keras pembangunan tembok tersebut, membalas dengan melontarkan kata-kata yang sama kerasnya. "Tak akan ada uang tembok sama sekali dalam legislasi," kata Pelosi.

Sebelumnya Trump telah menyatakan bahwa jika Kongres tidak sepakat untuk menyediakan pendanaan yang dimintanya sebelum tenggat waktu 15 Februari, Trump mengatakan bahwa dirinya akan menerapkan penutupan pemerintahan lagi atau menyalip Kongres dengan mengupayakan dana darurat.

"Saya kira mereka tak akan mencapai kesepakatan," kata Trump kepada para wartawan pada Kamis (31/1) waktu setempat. "Pelosi hanya memainkan permainan," cetusnya.


Trump menegaskan jika dana pembangunan tembok tidak disediakan, dia siap untuk mengumumkan keadaan darurat. "Saya akan melakukan itu," tegas Trump.

Deklarasi darurat akan memungkinkan Trump menyedot dana yang sudah diperuntukkan untuk keperluan militer dan darurat. Namun, ini mungkin tidak akan mengakhiri perdebatan soal tembok.

Partai Demokrat telah menyatakan bahwa mereka kemungkinan akan mengupayakan perintah pengadilan untuk menghentikan penggunaan dana darurat di perbatasan, dengan alasan bahwa Trump telah membesar-besarkan keseriusan situasi dan bahwa tidak ada keadaan darurat.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed