Ada Gangguan Lampu Landasan, Penerbangan di Heathrow Tertunda

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 07 Nov 2018 14:21 WIB
Ilustrasi (REUTERS)
London - Gangguan lampu pada landasan Bandara Heathrow, London, Inggris memicu penundaan sejumlah penerbangan pada Rabu (7/11) pagi waktu setempat. Hal ini sempat memicu keluhan para penumpang via media sosial.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Rabu (7/11/2018), adanya gangguan lampu pada landasan Bandara Heathrow ini diungkapkan otoritas bandara pada Rabu (7/11) pagi waktu setempat.

"Kami saat ini masih menyelidiki dan berupaya memperbaiki gangguan teknis dengan sistem lampu untuk landasan," sebut otoritas Bandara Heathrow dalam pernyataan via Twitter resminya. Tidak dijelaskan lebih lanjut soal gangguan lampu yang dimaksud.


Dalam pernyataannya, otoritas Bandara Heathrow mengakui gangguan teknis ini menyebabkan penundaan sejumlah penerbangan pagi hari. Tidak disebut jumlah penerbangan yang terkena dampak gangguan teknis ini.

Dalam pernyataan terpisah, maskapai British Airways menyebut ada sejumlah penerbangannya yang terpaksa ditunda dan terpaksa mengalihkan penerbangan yang akan mendarat di Heathrow. Penundaan di Inggris ini membuat para penumpang yang ada di Amerika Serikat maupun negara lainnya mengeluh via media sosial karena penerbangan mereka tidak bisa lepas landas akibat terkena dampaknya.

"Kami berupaya menyelesaikan isu ini secepat mungkin, tapi pada tahap ini kami mengantisipasi bahwa ada sejumlah gangguan di bandara sepanjang pagi ini," demikian pernyataan otoritas Bandara Heathrow.


Heathrow merupakan bandara dengan kapasitas terbesar di Inggris. Diperkirakan sekitar 80 juta penumpang terbang melalui bandara ini setiap tahunnya.

Beberapa saat usai melaporkan gangguan teknis, otoritas Bandara Heathrow menyatakan operasional penerbangan normal kembali. "Menindaklanjuti gangguan lampu landasan sebelumnya, kami sekarang buka dan beroperasi. Sementara kami terus memantau situasi," tegas otoritas Bandara Heathrow dalam pernyataan terbaru via Twitter.

"Kami minta maaf karena mengganggu perjalanan Anda," imbuh pernyataan itu.

(nvc/rna)