DetikNews
Rabu 24 Oktober 2018, 10:59 WIB

Begini Tatapan Putra Khashoggi Saat Bertemu Putra Mahkota Saudi

Novi Christiastuti - detikNews
Begini Tatapan Putra Khashoggi Saat Bertemu Putra Mahkota Saudi Salah, putra Jamal Khashoggi, saat berjabat tangan dengan putra mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (Saudi Press Agency/AFP)
Riyadh - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan putra mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) bertemu dengan keluarga wartawan Jamal Khashoggi di Riyadh. Dalam pertemuan ini, Raja Salman dan MBS kembali menyatakan belasungkawa pada keluarga Khashoggi.

Seperti dilansir AFP dan Hurriyet Daily News, Rabu (24/10/2018), pertemuan antara Raja Salman dan MBS dengan keluarga Khashoggi di Riyadh ini dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA). Pertemuan digelar di Istana Yamama, Riyadh pada Selasa (23/10) waktu setempat.

Putra Khashoggi, Salah dan saudara laki-laki Khashoggi, Sahel diundang ke Istana Yamama untuk bertemu Raja Salman dan MBS. Ucapan belasungkawa kembali disampaikan Raja Salman dan MBS kepada keluarga Khashoggi dalam pertemuan ini, setelah sebelumnya disampaikan via telepon.


Dalam pertemuan ini, putra Khashoggi sempat berjabat tangan dengan MBS. Dalam foto yang dirilis SPA, terlihat momen langka saat Salah menatap tajam wajah MBS saat keduanya berjabat tangan.

Diketahui bahwa MBS dicurigai terlibat dalam kematian Khashoggi, yang diklaim otoritas Saudi tewas dalam perkelahian di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Otoritas Saudi telah menegaskan MBS tidak mengetahui dan tidak memerintahkan 'operasi jahat' yang menewaskan Khashoggi.

Seperti dilansir news.com.au, foto jabat tangan putra Khashoggi dan MBS ini menjadi pembahasan hangat di media sosial. Dengan beberapa pengguna Twitter menyebut tatapan mata Salah ke MBS terlihat sangat dingin.


Pengguna Twitter lainnya menyebut bagaimana sulitnya bagi Salah untuk berjabat tangan dengan sosok yang dicurigai terlibat dalam kematian ayahnya. Diketahui bahwa Salah yang masih tinggal di Saudi ini berada di bawah larangan bepergian sejak tahun lalu.

Khashoggi, yang seorang jurnalis senior di Saudi, melarikan diri ke AS karena khawatir menjadi target penangkapan otoritas Saudi yang memberantas pihak-pihak yang gemar mengkritik pemerintah. Di AS, Khashoggi tinggal di Virginia dan menjadi kolumnis tetap The Washington Post.

Pada 2 Oktober lalu, Khashoggi yang seorang duda ini mendatangi Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, untuk mengurus dokumen agar bisa menikahi tunangannya asal Turki, Hatice Cengiz. Tak diduga, kunjungan ke Konsulat Saudi itu berujung kematian Khashoggi.


Simak Juga 'Erdogan Beberkan Kronologi Pembunuhan Khashoggi':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed