Pengakuan Pria AS yang Didakwa Bunuh Istri dan 2 Anaknya

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 21 Agu 2018 18:45 WIB
Chris Watts (KDVR/Weld County Sheriff via CNN)
Colorado - Seorang pria di Colorado, Amerika Serikat (AS) yang didakwa membunuh istri dan dua anaknya, memberi pengakuan mengejutkan. Dia mengakui telah membunuh sang istri setelah melihatnya mencekik putri mereka yang berusia 3 tahun.

Seperti dilansir CNN, Selasa (21/8/2018), pria bernama Chris Watts (33) ini mengungkapkan hal mengejutkan itu saat diinterogasi polisi setempat.

Dalam kasus ini, Watts dijerat tiga dakwaan pembunuhan dan tiga dakwaan menyembunyikan jenazah. Dia ditangkap polisi pada Rabu (15/8) pekan lalu, dua hari usai istri dan anaknya dilaporkan hilang. Saat diwawancara sebelum ditangkap, Watts mengharapkan istri dan anaknya segera kembali.

Dokumen pengadilan setempat menyebutkan bahwa Watts mengaku telah mencekik istrinya, Shanann Watts (34), karena marah setelah melihat sang istri mencekik salah satu putri mereka, Celeste (3). Tidak disebut lebih lanjut alasan sang istri melakukan tindakan kasar itu.


Dituturkan juga oleh Watts bahwa saat itu putri mereka yang lain, Bella (4), dalam keadaan telentang di ranjang dan telah 'membiru' di kamar tidur pasangan itu. Watts mengakui melihat aksi kasar istrinya dan situasi mengejutkan itu melalui baby monitor, alat pemantau bayi sepanjang waktu.

Jenazah istri dan dua anak Watts ditemukan di sebuah properti milik perusahaan minyak tempat Watts bekerja. Kepada polisi setempat, Watts mengakui telah menguburkan jenazah istrinya di dekat dua tangki minyak yang ada kawasan itu dan membuang jenazah kedua putrinya ke dalam tangki berisi minyak mentah.

Keyakinan berbeda dimiliki kepolisian setempat yang meyakini Watts juga merupakan pembunuh kedua anaknya sendiri. Sang istri diketahui sedang hamil 15 minggu saat pembunuhan itu terjadi. Motif di balik aksi keji Watts ini belum diungkap otoritas setempat. Watts dijadwalkan akan disidang pada Selasa (21/8) waktu setempat.

Beberapa dugaan motif mencuat, salah satunya soal dugaan perselingkuhan Watts dengan seorang rekan kerjanya. Penyidik setempat menyatakan mereka mengetahui dugaan itu. Watts sendiri disebut telah menyangkal hal ini dalam interogasi kepolisian.


Namun dokumen pengadilan menyebut pada 13 Agustus -- hari saat istri dan anak Watts dilaporkan hilang -- Watts mengakui dirinya menyatakan ingin berpisah dengan istrinya. Usai pernyataan itu, menurut dokumen pengadilan, Watts membunuh istri dan dua anaknya.

(nvc/rna)