DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 17:34 WIB

Iran Pamerkan 'Kowsar', Jet Tempur Terbaru Buatan Dalam Negeri

Novi Christiastuti - detikNews
Iran Pamerkan Kowsar, Jet Tempur Terbaru Buatan Dalam Negeri Jet tempur terbaru Iran yang bernama Kowsar (Tasnim News Agency)
Teheran - Iran untuk pertama kalinya memamerkan jet tempur terbaru buatan dalam negeri. Jet tempur bernama 'Kowsar' ini dipamerkan dalam sebuah pameran pertahanan di Teheran pada Selasa (21/8) ini.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (21/8/2018), tayangan televisi nasional Iran menunjukkan Presiden Iran Hassan Rouhani sedang duduk di kokpit jet tempur 'Kowsar' yang dipamerkan di pameran Industri Pertahanan Nasional di Teheran.

Menurut kantor berita Iran, Tasnim News Agency, jet tempur 'Kowsar' merupakan jet tempur generasi keempat, dengan 'avionik (teknologi elektronik dalam pesawat) canggih' dan radar banyak fungsi (multi-purpose).

"100 persen buatan dalam negeri," tegas Tasnim News Agency soal jet tempur Kowsar.


Media lokal Iran, Press TV, menyebut jet tempur 'Kowsar' sebagai jet tempur pertama yang dirancang dan diproduksi secara domestik. Jet tempur baru ini diklaim bisa digunakan dalam misi penerbangan singkat, menggunakan jaringan data militer digital, monitor digital banyak fungsi, komputer kalkulasi balistik dan sistem pemetaan mobile cerdas.

Disebut juga bahwa 'Kowsar' memiliki sistem radar canggih yang bisa mendeteksi target-target musuh dan dilengkapi head-up display (HUD) yang memampukan penembakan terarah. Jet tempur ini bisa diproduksi untuk single atau double kokpit.

Rencana untuk memamerkan jet tempur itu pertama kali diumumkan oleh Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami, pada Sabtu (18/8) lalu. Namun saat itu Hatami tidak merinci lebih banyak soal jet tempur jenis baru tersebut.


Televisi nasional Iran menyatakan jet tempur jenis baru itu telah sukses diuji coba. Jet tempur itu ditunjukkan pertama kali ke publik saat sedang parkir di landasan. Potongan gambar dari uji coba jet tempur 'Kowsar' banyak beredar via kantor berita resmi Iran. Namun tayangan uji coba terbang jet tempur itu dipotong hanya sampai momen jet tempur itu lepas landas.

"Ketika saya bicara soal kesiapan kita untuk mempertahankan diri, itu berarti kita mencari perdamaian abadi. Jika kita kurang kesiapan, kita menyambut perang," ucap Presiden Rouhani dalam pidatonya usai dipamerkannya jet tempur 'Kowsar'.

"Beberapa pihak berpikir ketika kita meningkatkan kekuatan militer kita, ini berarti kita mencari perang. Ini adalah upaya mencari perdamaian karena kita tidak ingin perang terjadi," tegasnya. "Jika kita tidak punya penangkal... itu sama saja memberikan lampu hijau kepada pihak lain untuk masuk ke negara ini," imbuh Rouhani.

Tahun 2013, Iran mengungkapkan jet tempur buatan dalam negeri jenis baru yang disebut 'Qaher 313'. Namun saat itu para pakar meragukan daya tahan jet tempur tersebut. Selama ini diketahui Angkatan Udara Iran terbatas memiliki puluhan armada jet tempur, baik dari Rusia maupun buatan Amerika Serikat (AS) yang sudah menua. Diketahui bahwa Iran memiliki sejumlah jet tempur jenis F-5 buatan AS, yang didapatkan sebelum pecahnya Revolusi Iran tahun 1979.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed