DetikNews
Rabu 01 Agustus 2018, 16:59 WIB

Bersalah Hina Militer Mesir, Penyair Divonis 3 Tahun Penjara

Novi Christiastuti - detikNews
Bersalah Hina Militer Mesir, Penyair Divonis 3 Tahun Penjara Galal El-Behairy (change.org)
Kairo - Seorang penyair dijatuhi vonis tiga tahun penjara oleh pengadilan militer Mesir. Penyair itu dinyatakan bersalah mempublikasikan berita palsu atau hoax dan menghina militer dengan lagu satir yang ditulisnya, yang isinya mengkritik pemerintah Mesir.

Pekan lalu, para pakar Hak Asasi Manusia (HAM) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendorong pemerintah Mesir untuk membebaskan penyair bernama Galal El-Behairy dari segala dakwaan.

Namun pekan ini, seperti dilansir Reuters, Rabu (1/8/2018), pengadilan militer Mesir menjatuhkan vonis 3 tahun penjara terhadap Behairy dalam sidang putusan yang digelar Selasa (31/7) waktu setempat.

Lagu yang ditulis Behairy, yang berjudul 'Balaha' telah ditonton lebih dari 4 juta kali di YouTube. Judul lagu itu juga merupakan nama karakter khayalan dalam sebuah film komedi yang kerap dijadikan panggilan untuk Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi oleh para pengkritiknya.


Dakwaan yang dijeratkan kepada Behairy terkait antologi puisi-puisi yang memainkan frasa yang menggambarkan militer Mesir, yang dipimpin Al-Sisi sebelum dia terpilih menjadi Presiden Mesir tahun 2014.

Selama ini Al-Sisi menggalakkan operasi yang disebut para pengkritiknya sebagai pembasmian kebebasan berbicara dan perbedaan pendapat. Ribuan musuh politik Al-Sisi, baik yang Islamis maupun yang liberal sekuler, dijebloskan ke penjara dengan dalih melindungi keamanan nasional Mesir.

Ratusan situs berita dan blog di Mesir diblokir dalam beberapa bulan terakhir. Sedikitnya belasan orang ditangkap sepanjang tahun ini dan didakwa atas penyebaran hoax, yang kebanyakan menyeret para jurnalis atau pengkritik pemerintah.

Pemerintahan Al-Sisi menegaskan bahwa membasmi berita fiktif sangat diperlukan untuk keamanan nasional.


Selain divonis 3 tahun penjara, Behairy juga dihukum denda sebesar 10 ribu pounds Mesir atau setara Rp 8 juta. Behairy ditangkap otoritas Mesir di Bandara Kairo pada Maret lalu.



Tonton juga video: 'Markas Militer Uni Afrika Hancur Diserang Kelompok Ekstremis'

[Gambas:Video 20detik]



Bersalah Hina Militer Mesir, Penyair Divonis 3 Tahun Penjara

(nvc/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed