Begini Reaksi Keluarga Korban Atas Laporan Penyelidikan MH370

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 30 Jul 2018 18:52 WIB
Salah satu keluarga korban tragedi MH370 dalam foto tahun 2014 lalu (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Kuala Lumpur - Keluarga korban tragedi Malaysia Airlines (MAS) MH370 menanggapi laporan terbaru yang dirilis otoritas Malaysia. Seperti apa tanggapan mereka?

Pesawat jenis Boeing 777-200ER itu membawa 239 orang, termasuk para penumpang asal China, saat menghilang secara misterius pada 8 Maret 2014 lalu. Dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, kepala tim penyelidik tragedi MH370, Kok Soo Chon, menyatakan tim penyelidik tidak bisa memastikan penyebab hilangnya MH370.

Seperti dilansir The Guardian, Senin (30/7/2018), Grace Nathan yang merupakan salah satu anak penumpang MH370, selama ini selalu kritis soal misi pencarian dan penyelidikan MH370. Atas laporan terbaru yang dirilis Malaysia, Grace meluapkan rasa frustrasi via akun Facebook-nya.

"Para hadirin, setelah 4,5 tahun penyelidikan, kesimpulannya ... adalah: 1. Kita tidak tahu apa yang terjadi. 2. Kita tidak tahu mengapa itu terjadi. 3. Kita tidak tahu bagaimana itu terjadi. 4. Kita tidak tahu apakah ada yang akan dilakukan terkait itu," tegas Grace Nathan.


Grace menyebut laporan terbaru dari Malaysia itu 'tidak mengungkapkan hal baru'. Dia menyebut peran dan ruang lingkup tim penyelidik keselamatan MH370 sangat terbatas.

"Tim itu terbentuk dua bulan setelah MH370 menghilang. Oleh karena itu, penyelidikan tertentu telah dilakukan oleh Kepolisian Malaysia atau badan atau lembaga lainnya sebelum tim ini terlibat," ucapnya.

"Mereka tampaknya tidak mempertanyakan atau menantang apa yang diserahkan kepada mereka. Tidak ada juga penyelidikan baru yang diluncurkan... Semuanya yang ada dalam laporan tidak mengungkapkan hal baru atau hal yang mengguncang bumi. Tidak ada kesimpulan yang diambil, tidak ada pihak yang disalahkan," tegas Grace.


Reaksi negatif juga disampaikan keluarga korban asal China, salah satunya Wen Wancheng, yang putranya ada di dalam MH370. Dia menyebut laporan dari otoritas Malaysia hanya sekadar formalitas.

"Ini tidak lebih dari sebuah formalitas. Saya pikir kita tidak akan bisa mengetahui lebih banyak detail, atau apa yang sebenarnya terjadi. Apa yang diinginkan adalah menemukan dan menghukum semua orang yang bertanggung jawab atas MH370," tegasnya.

Sama seperti Wen, Jiang Hui yang ibundanya ada di MH370, juga menyatakan dirinya tidak terlalu peduli pada laporan otoritas Malaysia ini.

"Yang saya pedulikan adalah bagaimana Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan otoritas akan menganalisis laporan ini untuk menyesuaikan dan meningkatkan kinerja mereka untuk mencari tahu apa yang terjadi pada MH370. Laporan ini baru awal saja bagi saya, bukan akhir," sebut Jiang.

(nvc/ita)