"24 warga negara kami telah kehilangan nyawa mereka (dalam kecelakaan itu)," ujar Wakil Perdana Menteri Turki Recep Akdag seperti dilansir media Turki, Anadolu Agency, Senin (9/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Transportasi, Urusan Maritim dan Komunikasi, Ahmet Arslan mengatakan, pemeriksaan rutin rel kereta, yang harus dilakukan sekali dalam setahun, telah dilakukan pada April lalu.
Kereta tersebut mengangkut 362 penumpang dan enam kru kereta saat bertolak dari provinsi Edirne menuju kota Istanbul dan tergelincir di dekat desa Sarilar, distrik Corlu, Tekirdag pada Minggu (8/7) waktu setempat.
Menurut Gubernur Tekirdag, Mehmet Ceylan, kecelakaan kereta disebabkan oleh hujan lebat di wilayah tersebut. Kementerian Transportasi kemudian menyatakan, kecelakaan itu terjadi setelah rel kereta terlepas dari tempatnya semula dikarenakan hujan lebat terus-menerus.
Sumber kepresidenan mengatakan, Presiden Recep Tayyip Erdogan telah diberitahukan mengenai kecelakaan ini oleh Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu dan Menteri Transportasi, Urusan Maritim dan Komunikasi Ahmet Arslan via telepon. Erdogan pun menyatakan, kecelakaan kereta ini tengah diselidiki secara menyeluruh.
Erdogan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban yang tewas dalam kecelakaan itu, serta mendoakan kesembuhan yang cepat bagi para penumpang yang terluka.
(ita/ita)











































