Anwar Ibrahim Serukan Warga Malaysia Kritik Pemerintah Mahathir

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Mei 2018 17:15 WIB
Anwar Ibrahim (Ari Saputra/detikcom)
Anwar Ibrahim (Ari Saputra/detikcom)
Kuala Lumpur - Mantan Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim menyerukan warga Malaysia untuk mengkritik kinerja pemerintahan baru di bawah PM Mahathir Mohamad. Anwar yang ketua de-facto Partai Keadilan Rakyat (PKR) ini, juga merupakan anggota koalisi pemerintahan Mahathir.

Seperti dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (28/5/2018), Anwar menyatakan dirinya akan bergabung dengan masyarakat dalam mengawasi pemerintahan Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir demi memastikan masa depan rakyat dan negara sungguh diperhatikan.

"Saya berbicara dengan Tun Dr Mahathir Mohamad bahwa kita akan memonitor seperti apa tugas Wakil Perdana Menteri di Pandan. Kita juga akan memonitor kinerja Izham Hashim di kursi negara Pandan Indah," ucap Anwar saat berbicara dalam acara buka puasa bersama di Masjid Nurul Hidayah, Kampung Pandan Dalam, pada Minggu (27/5) waktu setempat.


Istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail, dan Izham Hashim yang merupakan anggota parlemen dari Partai Amanah Negara (PAN) yang juga anggota koalisi Pakatan Harapan, hadir dalam acara yang sama. Diketahui bahwa Wan Azizah kini menjabat Wakil PM Malaysia.

"Menjadi tugas kita sekarang, bukan untuk menghina mereka (pemerintahan saat ini) tapi dengan penuh kasih sayang mengingatkan tanggung jawab mereka yang harus dipenuhi," imbuh Anwar.


Anwar juga menyatakan keinginannya agar pemerintah Malaysia lebih memperhatikan warga miskin dan anak yatim-piatu. Dia juga berharap agar kesenjangan ekonomi di antara rakyat -- yang sekarang dipersepsikan semakin menjauh -- agar bisa dipersempit.

"Kekayaan membanjiri orang-orang kaya dan sangat berbeda dengan orang-orang berpendapatan rendah, yang merasa terbebani dengan pajak dan kenaikan harga," sebut Anwar.

"Ini menjadi tanggung jawab pemerintahan PH (Pakatan Harapan) di bawah kepemimpinan Tun Dr Mahathir. Tugas kita adalah membantu aspirasi-aspirasi baik ini diterapkan," imbuhnya.



Tonton juga 'Anwar Ibrahim Kok Tidak Dendam Ya?':

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)