Ditembak Israel Saat Demo di Gaza, Jurnalis Palestina Meninggal

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 26 Apr 2018 12:29 WIB
jurnalis Palestina ditembak tentara Israel saat bentrokan di Gaza (Foto: Dok. REUTERS/Mohammed Salem)
Gaza - Seorang jurnalis Palestina yang ditembak pasukan Israel di perbatasan Gaza dua minggu lalu, telah meninggal dunia. Dia merupakan jurnalis Palestina kedua yang meninggal dalam aksi demo yang diwarnai bentrokan di perbatasan Gaza dalam sebulan ini.

Ahmed Abu Hussein terkena tembakan tentara-tentara Israel saat meliput aksi demo di sepanjang perbatasan Gaza pada 13 April lalu. Pria yang bekerja untuk media Palestina tersebut berumur 25 tahun.


Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (26/4/2018), jurnalis Palestina tersebut meninggal setelah mendapat perawatan di wilayah Israel, tepatnya di Rumah Sakit Sheba di dekat Tel Aviv. Jasadnya dibawa ke Gaza pada Rabu (25/4) malam waktu setempat untuk dikuburkan pada hari Kamis ini.

Abu Hussein bekerja untuk Radio Shaab, sebuah stasiun radio terkenal yang dipandang dekat dengan partai sayap kiri, Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP). Dia juga merupakan fotografer untuk kantor berita lokal.


Abu Hussein terkena tembakan di bagian perut saat meliput aksi demo di dekat Jabalia, Gaza utara. Foto-foto di hari kejadian menunjukkan dia mengenakan helm pers.

Otoritas Israel menganggap partai PFLP sebagai organisasi teroris. Militer Israel tidak berkomentar mengenai insiden penembakan tersebut.

Abu Hussein merupakan jurnalis Palestina kedua yang tewas sejak aksi-aksi demo terjadi pada 30 Maret lalu. Sebelumnya, fotografer Yasser Murtaja tewas ditembak tentara Israel pada 6 April lalu saat meliput aksi-aksi demo warga Palestina tersebut. Otoritas Israel menuding Murtaja sebagai anggota aktif kelompok Hamas. Namun tuduhan ini dibantah pihak keluarga dan para koleganya. (ita/ita)