Dilansir dari Japan Today, Minggu (15/4/2018), Charles yang merupakan seorang karyawan konstruksi ditangkap pada Jumat (13/4) lalu. Senjata dan peluru-peluru itu ditemukan di dalam koper di asrama perusahaan tempatnya tinggal.
Charles ditangkap atas tuduhan melanggar hukum terkait kontrol senjata api. Charles telah membantah tuduhan tersebut. Kepada Polisi, Charles menyebut dia tak tahu menahu apa isi koper yang ada di kamarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dilakukan pengecekan, tak ditemukan adanya bahan peledak. Petugas kemudian menemukan dua revolver, 8 senjata otomatis, dan ratusan peluru di dalam koper.
Charles bekerja di sebuah subkontraktor proyek konstruksi di Tokyo. Kini Charles telah dipecat dari pekerjannya disebabkan kejadian ini. (rna/rvk)











































