Utusan khusus Perdana Menteri Kanada untuk Myanmar, Bob Rae menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Ottawa, Kanada pada Selasa (3/4) waktu setempat.
"Kanada harus menunjukkan kesediaan untuk menyambut pengungsi dari komunitas Rohingya di Bangladesh maupun Myanmar dan seharusnya mendorong pembicaraan negara-negara yang berpikiran serupa untuk melakukan hal yang sama," ujar Rae kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/4/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyambut rekomendasi yang disampaikan tim Rae tersebut. Dikatakannya, pemerintahannya dalam beberapa pekan ke depan akan menelaah rekomendasi tersebut dan menguraikan tindakan lebih lanjut yang akan diambil. Tahun lalu, pemerintah Kanada menjanjikan bantuan kemanusiaan senilai 25 juta dolar Kanada untuk Rohingya.
Sekitar 700 ribu warga Rohingya telah mengungsi dari Rakhine, Myanmar sejak operasi militer dimulai pada Agustus 2017 lalu. Mereka mengungsi ke Bangladesh dan tinggal di kamp-kamp kumuh yang penuh sesak.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut operasi militer Myanmar tersebut mengarah ke praktik pembersihan etnis Rohingya. Namun militer Myanmar menegaskan, operasinya merupakan langkah sah untuk memberantas para militan Rohingya yang melancarkan serangan-serangan mematikan ke pos-pos polisi. (ita/ita)











































