ADVERTISEMENT

Kim Jong-Un Utus Adik Perempuannya ke Olimpiade Musim Dingin

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 07 Feb 2018 16:44 WIB
Kim Jong-Un dan adik perempuannya, Kim Yo-Jong (BBC World)
Pyongyang - Kim Yo-Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un, akan berkunjung ke Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (9/2) mendatang. Kehadiran Kim Yo-Jong ke Korsel ini dalam rangka menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (7/2/2018), kunjungan ke Korsel untuk menghadiri acara internasional ini menjadi debut Kim Yo-Jong di panggung dunia.

Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan, otoritas Korut telah memberitahu Korsel soal kedatangan adik Kim Jong-Un, Kim Yo-Jong (28), yang akan mendampingi Kim Yong-Nam selaku kepala negara simbolis Korut. Kim Yong-Nam merupakan ketua parlemen Korut.


Selain kedua nama di atas, pejabat tinggi Korut lainnya seperti Choe Hwi yang merupakan Ketua Komisi Olahraga Nasional Korut dan Ri Son-Gwon yang memimpin perundingan antar-Korea pekan lalu, juga akan hadir.

Disebutkan Kementerian Unifikasi Korsel, keikutsertaan Kim Yo-Jong ini 'sangat berarti' karena tidak hanya dia merupakan adik pemimpin Korut, tapi juga seorang pejabat senior Partai Pekerja Korut.

Keikutsertaan Kim Yo-Jong ke Korsel ini berpotensi memicu ketegangan dengan AS, karena adik Kim Jong-Un itu masuk daftar hitam Departemen Kehakiman AS terkait pelanggaran HAM dan penyensoran. Sedangkan Choe Hwi dilarang bepergian ke mana pun karena berada di bawah sanksi Dewan Keamanan PBB.

[Gambas:Video 20detik]


Kim Yo-Jong diketahui menjabat sebagai Wakil Direktur Departemen Propaganda dan Agitasi pada Partai Pekerja Korut. Departemen yang dipimpinnya menangani penyaluran pesan-pesan ideologi melalui media, seni dan budaya. Choe juga sebelumnya bekerja di departemen yang sama.

Pada Selasa (6/2) waktu setempat, Kim Yo-Jong terlihat via media nasional Korut sedang mengantarkan rombongan seni budaya Korut yang berangkat ke Korsel, untuk tampil saat Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 yang akan digelar mulai 9 hingga 25 Februari.

"Salah satu sisi positif dari kunjungannya (Kim Yo-Jong) adalah dia merupakan seseorang yang mampu menyampaikan pesan langsung mewakili Kim Jong-Un," ucap Shim Beom-Chul yang merupakan profesor di Akademi Diplomatik Nasional Korea di Seoul.

"Yang problematik adalah dia (Kim Yo-Jong) datang bersama Choe Hwi. ... Kekhawatiran semakin meningkat bahwa Korea Utara kemungkinan berniat memanfaatkan Olimpiade sebagai alat propaganda daripada sebagai pembuka dialog berarti dengan Korea Selatan," imbuhnya.


Dalam tanggapannya, Istana Kepresidenan Korsel atau Blue House menyampaikan sambutan baik atas rencana kunjungan Kim Yo-Jong ini. Menurut juru bicara Blue House, Kim Eui-Kyeom, hal ini menunjukkan tekad Korut untuk meredakan ketegangan di Semenanjung Korea.

(nvc/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT