"Malam ini di tengah malam, Menara Eiffel memperingati serangan mengerikan yang melanda Kabul," ujar Wali Kota Paris Anne Hidalgo seperti dilansir AFP, Minggu (28/1/2018).
Hidalgo mengecam peristiwa yang menewaskan 95 orang ini di Kabul. Ia menegaskan, warga di Paris menunjukkan aksi solidaritasnya untuk Afghanistan.
"Kota Paris dan warga Paris bersama orang-orang Afghanistan yang sekali lagi menghadapi kebiadaban teroris," ucapnya.
Ikon kota Paris ini sering dipadamkan untuk menghormati atau memperingati peristiwa pembunuhan maupun aksi teror yang menewaskan sejumlah orang.
Sebelumnya, ledakan bom di ambulans di Kabul menewaskan 95 orang dan 158 orang lainnya luka-luka. Kelompok militan Taliban mengklaim serangan bom tersebut. Serangan ini terjadi hanya sepekan setelah serangan mematikan di Intercontinental Hotel di Kabul yang menewaskan lebih dari 20 orang. Taliban juga mengklaim serangan di hotel mewah tersebut.
"Sekarang mencapai 95 orang tewas, 158 terluka," ujar Jubir Kementerian Kesehatan Afghanistan Waheed Majroh seperti dilansir AFP, Sabtu (27/1). (dkp/dkp)











































