DetikNews
Kamis 11 Januari 2018, 10:52 WIB

Ini Kata Trump Soal Dialog Pertama Korut-Korsel dalam 2 Tahun

Novi Christiastuti - detikNews
Ini Kata Trump Soal Dialog Pertama Korut-Korsel dalam 2 Tahun Donald Trump (Mark J. Rebilas-USA TODAY Sports)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji dialog pertemuan pertama antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) dalam dua tahun terakhir. Dialog Korsel-Korut ini diharapkan bisa membuka jalan bagi dialog antara Korut dengan AS.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (11/1/2018), sehari setelah Korsel dan Korut menggelar pembicaraan resmi di desa perbatasan Panmunjom pada 9 Januari, Trump menghubungi Presiden Korsel Moon Jae-In. Dalam percakapan itu, Trump menyatakan tidak akan ada aksi militer selama dialog Korsel-Korut berlanjut.

"Saya harap Anda memberitahu mereka (Korut) bahwa tentu tidak akan ada aksi militer selama dialog antar-Korea berlangsung," ucap Trump seperti dikutip Istana Kepresidenan Korsel atau Blue House dalam pernyataannya.


Pihak Blue House menyebut percakapan Moon dengan Trump itu berlangsung selama 30 menit. Kedua kepala negara disebut sepakat untuk 'memperkuat kerja sama' antara AS-Korsel.

"(Keduanya) Memprediksi bahwa dialog antar-Korea bisa secara alami membawa kepada dialog antara AS dan Korea Utara untuk mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea setelah partisipasi Korea Utara dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang," demikian pernyataan Blue House.

Sementara itu, saat ditanya wartawan Gedung Putih soal kemungkinan dialog dengan Korut, Trump menjawab: "Siapa yang tahu (dialog Korsel-Korut) ini akan mengarah ke mana?"


Menurut Trump, Moon menyebut dialog dengan Korut berjalan baik. "Semoga akan mengarah pada kesuksesan dunia, tidak hanya untuk negara kita, tapi untuk dunia. Dan kita akan melihat dalam beberapa minggu dan beberapa bulan ke depan, apa yang akan terjadi," imbuh Trump.

Trump kembali membahas Korut saat menghadiri konferensi pers bersama Perdana Menteri Norwegia yang sedang berkunjung. Trump menyebut AS memiliki banyak masalah dengan Korut, namun 'ada banyak dialog yang baik yang sedang berlangsung sekarang'.

"Saya melihat banyak energi baik. Saya sangat menyukainya ... Jadi semoga saja, ada banyak hal baik yang akan muncul. Saya pikir kita akan mencapai perdamaian melalui kekuatan," ucap Trump merujuk pada kebijakannya mempertahankan militer AS yang berpengaruh.


Secara terpisah, Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders menyatakan Trump terbuka untuk berdialog dengan Korut kapan saja, jika waktu dan situasinya tepat. "Presiden Trump menyampaikan keterbukaannya untuk menggelar dialog antara Amerika Serikat dan Korea Utara pada waktu yang pantas, di bawah situasi yang tepat," ucapnya.
(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed