DetikNews
Rabu 03 Januari 2018, 05:12 WIB

Lewat Video Pemimpin Boko Haram Klaim Sejumlah Serangan di Nigeria

Jabbar Ramdhani - detikNews
Lewat Video Pemimpin Boko Haram Klaim Sejumlah Serangan di Nigeria Tangkapan gambar yang diambil pada Selasa (2/1) dari sebuah video yang dirilis kelompok Boko Haram. Tampak pimpinan mereka Abubakar Shekau berbicara dalam pesan video pertamanya dalam beberapa bulan (Foto: AFP Photo/Boko Haram/HO)
Kano - Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau mengklaim serangkaian serangan di Nigeria timur laut selama musim perayaan. Hal ini disampaikannya lewat video yang dikeluarkan Selasa (2/1).

Dilansir AFP, pesan video itu adalah yang pertama dalam beberapa bulan di tengah meningkatnya kekerasan di Nigeria. Video ini menimbulkan keraguan atas klaim pemerintah Nigeria yang menyebut kelompok pemberontak ini telah dikalahkan.

"Kami dalam keadaan sehat dan tidak ada yang terjadi pada kami," kata Shekau dalam video berdurasi 31 menit yang diucapkan dalam bahasa Hausa yang umum dipakai di Nigeria utara, Rabu (3/1/2018).


"Pasukan Nigeria, polisi dan orang-orang yang melawan kita tidak dapat melakukan apapun terhadap kita, dan Anda tidak akan mendapatkan apa-apa," katanya.

"Kami melakukan serangan di Maiduguri, di Gamboru, di Damboa Kami melakukan semua serangan ini," sambungnya.

Video tersebut kemudian menunjukkan cuplikan dari serangan Hari Natal di sebuah pos pemeriksaan militer di desa Molai di pinggiran kota Maiduguri, Nigeria timur laut. Pihak militer menyebut serangan ini digagalkan tentara setelah satu jam pertempuran.


Anggota Boko Haram dengan pakaian robek ditembak dari belakang truk pikap yang sudah bobrok.

Pesan Shekau muncul saat percepatan serangan Boko Haram dan beberapa hari setelah para pemberontak menewaskan 25 orang di luar Maiduguri, tempat kelahiran pemberontak ini.

Sedikitnya 50 orang tewas pada November ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah masjid di negara bagian Adamawa. Lalu pada Desember, Boko Haram menyerang konvoi tentara Nigeria dan mengirim pelaku bom bunuh diri ke pasar yang ramai di kota-kota di timur laut Nigeria.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari dalam pidato tahun barunya mengatakan Boko Haram telah 'dipukuli'.


"Serangan terisolasi masih terjadi, tapi bahkan negara dengan polisi terbaik pun tidak bisa menduga adanya serangan teror mengerikan yang dilakukan penjahat," kata Buhari.

Shekau mengambil alih Boko Haram pada tahun 2009 setelah kematian pendirinya Muhammad Yusuf. Boko Haram telah menyebabkan setidaknya 20.000 orang tewas di Nigeria sejak 2009.

Kelompok ini telah lama terpecah belah. Pada tahun 2016, Boko Haram mengalami perpecahan besar, ketika menyebut putra Yusuf, Abu Mus'ab al-Barnawi, sebagai pemimpin.
(jbr/yld)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed