DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 17:16 WIB

Kandidat Senator yang Didukung Trump Kalah Telak di Alabama

Novi Christiastuti - detikNews
Kandidat Senator yang Didukung Trump Kalah Telak di Alabama Roy Moore (REUTERS/Marvin Gentry/File Photo)
Alabama - Partai Republik Amerika Serikat (AS) mengalami kekalahan telak dari Partai Demokrat dalam pemilihan umum Senat di negara bagian Alabama. Kandidat Republikan, Roy Moore, yang terjerat skandal pelecehan seksual kalah dari kandidat Demokrat, Doug Jones.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (13/12/2017), Jones (63) yang mantan jaksa federal ini, menjadi politikus Demokrat pertama yang terpilih menjadi Senator Alabama dalam seperempat abad terakhir. Kemenangan Demokrat ini cukup bersejarah mengingat Alabama selalu dikuasai Republikan, atau disebut sebagai 'red-states' merujuk pada warna merah yang menyimbolkan Partai Republik.

Pemilu Senat digelar pada Selasa (12/12) waktu setempat di Alabama. Dengan 99 persen suara yang telah dihitung, Jones mengungguli Moore dengan selisih 1,5 persen suara. Partai Republik menolak kalah dan beralasan pemungutan suara masih belum selesai di wilayah Montgomery. Mereka juga menyinggung aturan negara bagian yang mengatur penghitungan ulang jika selisih suara berada di bawah setengah persen.

Dalam wawancara dengan CNN, Sekretaris Negara Bagian Alabama, John Merrill, menyatakan 'sangat tidak mungkin' hasil perolehan suara akan berubah dengan 99 persen suara telah dihitung. "Warga Alabama telah bersuara," ucapnya.

Kekalahan kandidat Republik, Moore ini terjadi setelah sejumlah wanita bersuara ke publik dengan menuding politikus berusia 70 tahun itu, pernah mencabuli dan melecehkan mereka semasa dia muda. Setidaknya ada lima wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual Moore pada tahun 1970-an. Kekerasan seksual ini terjadi saat para korban masih berusia remaja dan Moore masih menjadi asisten jaksa di Alabama.


Moore yang kini berusia 70 tahun, membantah tudingan itu dan menyatakan sama sekali tidak mengenal wanita-wanita yang menudingnya.

Skandal seks ini membuat para petinggi Partai Republik yang ada di Washington DC menjauhkan diri dari Moore. Beberapa bahkan menyerukan Moore mundur dari pencalonan, namun Moore menolaknya.

Berbeda dengan yang lain, Trump terang-terangan menyatakan dukungan untuk Moore. Dia bahkan meminta para pemilih di Alabama untuk memberikan suara terbanyak untuk Moore. Mantan penasihat senior Trump, Steve Bannon, juga tampil dua kali dalam kampanye Moore.

Usai Jones diproyeksikan menang, Trump menyampaikan ucapan selamatnya via Twitter. "Kemenangan adalah kemenangan. Warga Alabama hebat, dan Republikan akan memiliki kesempatan lain untuk menduduki kursi ini dalam masa sangat singkat. Ini tidak pernah berakhir!" ucap Trump.

Kekalahan Moore dalam pemilu Senat ini terjadi saat tudingan pelecehan seksual kembali diarahkan ke Trump. Tiga dari belasan wanita yang menuding Trump, muncul dalam konferensi pers di New York, awal pekan ini. Kemunculan ini untuk mempromosikan film dokumenter '16 Women and Donald Trump' yang berisi kisah 16 wanita yang mengaku dilecehkan Trump.

Bantahan telah diberikan Trump atas tudingan-tudingan itu dengan menyebutnya sebagai 'tudingan palsu' dan 'kisah rekayasa'.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed