DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 19:21 WIB

Tentara AS yang Pernah Membelot ke Korut Meninggal di Jepang

Novi Christiastuti - detikNews
Tentara AS yang Pernah Membelot ke Korut Meninggal di Jepang Charles Jenkins saat tiba di Tokyo usai dibolehkan pulang oleh Korut pada tahun 2004 (REUTERS/Toshiyuki Aizawa/File photo)
Tokyo - Pembelot militer Amerika Serikat (AS), Charles Jenkins, yang pernah tinggal selama 39 tahun di Korea Utara, meninggal dunia di usia 77 tahun. Jenkins meninggal dunia di luar rumahnya di Soga, Jepang.

Dilaporkan surat kabar Jepang, Asahi Shimbun, seperti dilansir AFP, Selasa (12/12/2017), bahwa putri Jenkins mendapati ayahnya tergeletak di luar rumah mereka pada Senin (11/12) waktu setempat dan memanggil petugas darurat.

Pernyataan pemerintah setempat menyatakan Jenkins meninggal dunia akibat gangguan jantung di rumah sakit kota Sado.

Jenkins membelot ke Korut pada tahun 1965 silam. Saat itu, pada malam hari, Jenkins yang saat itu ditugaskan di Korea Selatan (Korsel) melintasi perbatasan Korut yang dijaga ketat. Dia melintasi perbatasan dalam keadaan mabuk.

Begitu masuk ke Korut, Jenkins mengira dirinya akan dipulangkan. Namun dia malah menghabiskan 39 tahun tinggal di Pyongyang, dengan mengajar Bahasa Inggris untuk para kadet mata-mata Korut. Jenkins juga sempat berperan jadi 'tokoh jahat Yankee' dalam salah satu propaganda Korut.

Tahun 1980, Jenkins menikah dengan seorang wanita Jepang bernama Hitomi Soga yang diculik oleh agen Korut pada era Perang Dingin.

Istri Jenkins diperbolehkan pulang ke Jepang tahun 2002. Jenkins mengikuti istrinya dengan membawa serta dua putri mereka yang lahir di Korut. Usai keluar dari Korut, Jenkins sempat diadili oleh militer AS atas pembelotan yang dilakukannya, namun dia hanya dipenjara 30 hari.

Pemerintah Jepang kemudian mengabulkan permohonan 'permanent residency' untuk Jenkins. Dia tinggal di kota Sado, kampung halaman istrinya. Dalam pernyataan yang dirilis pemerintah kota Sado, pada Selasa (12/12), istri Jenkins, Soga, mengaku 'sangat terkejut' atas kepergian suaminya.

Wali Kota Sado, Motohiro Miura, menyatakan belasungkawa atas meninggalnya Jenkins. Dia menyebut Jenkins pernah bekerja di toko souvenir dan berkontribusi pada pariwisata lokal.

Selain Jenkins, tentara AS lainnya yang juga membelot ke Korut adalah James Joseph Dresnok. Dia tinggal di Korut sejak membelot sekitar lima dekade lalu dan meninggal dunia pada November 2016 di sana.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed