DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 02:33 WIB

Tolak Trump, Macron: Status Yerusalem Ditentukan Israel dan Palestina

Rina Atriana - detikNews
Tolak Trump, Macron: Status Yerusalem Ditentukan Israel dan Palestina Foto: Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Getty Images)
Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak keputusan sepihak Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Menurut Macron, status Yerusalem harus ditentukan oleh Israel dan Palestina sendiri.

"Status Yerusalem adalah masalah keamanan internasional yang menyangkut seluruh masyarakat internasional. Status Yerusalem harus ditentukan oleh bangsa Israel dan Palestina dalam sebuah negosiasi di bawah naungan PBB," kata Macron seperti dilansir dari Reuters, Kamis (7/12/2017).





Macron yang punya hubungan kerja yang baik dengan Trump meminta semua pihak untuk tetap tenang atas keputusan Trump ini. Jangan sampai timbul perpecahan dan kekerasan sampai nanti ada upaya dialog antara kedua belah pihak.

"Untuk saat ini, saya mendesak setiap orang agar tenang dan bertanggung jawab. Kita harus menghindari segala upaya kekerasan dan mengedepankan dialog," tuturnya.



Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada Trump atas keputusan bersejarah yang telah dibuat dengan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"@POTUS Trump, terima kasih atas keputusan bersejarah hari ini untuk mengenali Yerusalem sebagai ibu Kota Israel," ujar Netanyahu melalui video yang diupload di akun Twitter resminya, Kamis (7/12).

Menurut Netanyahu, bangsa dan negara Yahudi akan selamanya bersyukur atas keputusan tersebut. "Orang-orang Yahudi dan negara Yahudi akan selamanya bersyukur," tulis Netanyahu.
(rna/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed