DetikNews
Rabu 22 November 2017, 03:40 WIB

Sepekan Hilang, Kru Kapal Argentina Bakal Segera Kehabisan Oksigen

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sepekan Hilang, Kru Kapal Argentina Bakal Segera Kehabisan Oksigen Kapal Selam ARA San Juan milik Argentina yang hilang (Foto: Reuters Third Party)
Buenos Aires - Kapal selam Argentina, ARA San Juan telah menghilang selama sepekan. Pihak Angkatan Laut mengkhawatirkan keselamatan para awak kapal yang bakal kehabisan oksigen jika kapal tak segera ditemukan.

Kekhawatiran itu memicu desakan agar pencarian kapal dan 44 awaknya dilakukan secara multinasional di kawasan selatan Pantai Atlantik Argentina. Kapal itu hilang kontak pada Rabu (15/11) lalu, setelah kapten kapal melaporkan terjadinya kegagalan pada sistem baterai saat kapal itu sedang menyelam.

Dilansir CNN, Rabu (22/11/2017), kapal dan pesawat terbang dari tujuh negara ikut melakukan pencarian kapal selam tersebut di kawasan Atlantik. Juru bicara Angkatan Laut Argentina Enrique Balbi mengatakan pada Selasa (21/11) tiga kapal akan berpindah untuk memperluas kawasan pencarian.


"Area pencarian diperluas hingga dua kali ukuran Buenos Aires," kata Balbi.

Kapal Selam ARA San Juan milik Argentina yang hilangKapal Selam ARA San Juan milik Argentina yang hilang (Foto: Dok. Reuters)

Sehari sebelumnya, Balbi mengatakan pencarian kapal selam telah memasuki fase krisis karena oksigen awak kapal ARA San Juan diperkirakan habis pada Rabu (23/11). Dalam kondisi normal, kapal itu akan memiliki cukup bahan bakar, air, minyak, dan oksigen untuk beroperasi selama beberapa pekan tanpa bantuan eksternal.

Balbi mengatakan kapal itu bisa melakukan snorkel atau menaikkan tabung ke permukaan laut untuk menambah daya baterai dan memberikan udara segar ke awak kapal. Oksigen juga bisa diperoleh dengan membuka tutup lubang di geladak saat kapal mengambang di permukaan.


Tapi jika kapal itu tidak muncul permukaan, oksigen itu bisa habis dalam satu minggu. Jika dihitung sejak hilang kontak, kapal itu telah menghilang selama enam hari.

"Tahap pencarian dan penyelamatan ini sangat penting," kata Balbi.

"Inilah sebabnya mengapa kami menggunakan seluruh sumber daya dengan sensor berteknologi tinggi. Kami menyambut baik semua tawaran untuk membantu kami menemukannya," sambung Balbi.

Pria berdiri di depan atribut dukungan kepada hilangnya 44 kru kapal selam Argentina ARA San Juan yang hilang di lautPria berdiri di depan atribut dukungan kepada hilangnya 44 kru kapal selam Argentina ARA San Juan yang hilang di laut (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci)


Sebelum hilang kapal itu terakhir terlihat di sekitar Teluk San Jorge. ARA San Juan melakukan perjalanan dari Tierra del Fuego yang berada di Argentina selatan menuju markas mereka di Mar del Plata.

Pascahilang empat hari, pada Sabtu (18/11) pukul 10.52 waktu setempat, ada sinyal yang dikirimkan oleh ARA San Juan. Sinyal kembali muncul pada pukul 15.42, kata Kementerian Pertahanan Argentina seperti dilansir CNN.

Meski muncul sinyal selama sekitar 36 detik, tetapi tak ada komunikasi yang dilakukan. Angkatan Laut Argentina kini menggandeng sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang satelit untuk membantu proses pencarian.
(ams/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed