Seperti dilansir Reuters, Senin (11/9/2017), insiden ini terjadi saat hari terakhir rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke Kolombia pada Minggu (10/9) waktu setempat. Paus Fransiskus biasa menumpang kendaraan roda empat mirip mobil golf bernama 'popemobile' yang dirancang khusus untuknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Doa Paus Fransiskus untuk Warga Rohingya |
Ketika iring-iringan mobil berhenti mendadak, Paus sedikit kehilangan keseimbangan dan bagian wajahnya membentur bagian depan mobil. Usai menyadari Paus terbentur mobil, para pengawal langsung mendekat, namun terlambat, sang Paus telah mengalami sejumlah luka ringan di wajahnya.
Akibat insiden itu, bagian alis kiri Paus sedikit sobek dan berdarah, sedangkan bagian tulang pipinya memar dengan bagian bawah mata sedikit lebam. Bercak merah darah terlihat menetes di jubah putih sang Paus.
Luka-luka terlihat jelas di wajah Paus Fransiskus Foto: REUTERS/Stefano Rellandini |
Dengan kondisi luka ringan, Paus tetap menemui jemaatnya di Cartagena, kota pelabuhan di Kolombia, pada Minggu (10/9). Jepretan kamera wartawan menunjukkan jelas luka-luka dan memar di wajahnya.
"Saya terbentur. Saya baik-baik saya," ucap Paus Fransiskus yang berusia 80 tahun ini menanggapi ringan insiden yang dialaminya.
Pihak Vatikan melalui pernyataannya menegaskan Paus Fransiskus dalam kondisi baik usai insiden itu dan telah mendapatkan perawatan memar dengan es. Beberapa saat kemudian, Paus terlihat telah memakai perban kecil di bagian alis kirinya.
Saat menyapa 500 ribu jemaat di Cartagena pada sore harinya, memar di wajah Paus terlihat membengkak dan lebam berwarna hitam terlihat jelas di bawah mata sebelah kiri. Paus dalam pidatonya menyerukan agar kekerasan di Kolombia diakhiri demi perdamaian abadi.
(nvc/fjp)












































Luka-luka terlihat jelas di wajah Paus Fransiskus Foto: REUTERS/Stefano Rellandini