DetikNews
Selasa 05 September 2017, 01:52 WIB

PBB Sebut 87 Ribu Pengungsi Rohingya Sudah Ada di Bangladesh

Bisma Alief - detikNews
PBB Sebut 87 Ribu Pengungsi Rohingya Sudah Ada di Bangladesh Foto: REUTERS/Mohammad Ponir Hossain
Dhaka - Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut ada 87 ribu pengungsi Rohingya yang sudah ada di Bangladesh sejak Jumat (25/8) lalu. Selain itu, ada sekitar 20 ribu pengungsi lain yang saat ini masih berusaha untuk masuk ke Bangladesh.

Dilansir AFP, Senin (4/9/2017), kedatangan para pengungsi telah membuat kamp pengungsian yang disediakan oleh Bangladesh penuh sesak. Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan krisis kemanusiaan khususnya bagi wanita dan anak-anak.



Baca juga: 30 Ribu Pengungsi Rohingya Terjebak di Pegunungan Tanpa Makanan


Sementara otoritas Bangladesh sudah mulai kewalahan dengan gelombang pengungsi Rohingya yang terus ingin masuk ke negara tersebut. Mereka pun berusaha untuk meningkatkan kontrol di perbatasan Bangladesh dengan Myanmar.

Salah satu petugas penjaga perbatasan Bangladesh-Myanmar mengatakan banyak dari pengungsi yang mulai putus asa untuk masuk ke Bangladesh. Petugas pun kesulitan untuk membendung mereka.

"Ini lebih besar dari waktu terakhir. Jika terus berlanjut, kita akan menghadapi masalah serius. Tapi tidak mungkin menghentikan," kata penjaga perbatasan yang tidak mau disebutkan namanya.

Dengan banyaknya pengungsi Rohingya di kamp pengungsian Bangladesh, tak sedikit dari mereka yang kekurangan tempat tinggal. Mereka pun berusaha agar pengungsi anak-anak lebih mendapatkan prioritas.

Tempat penampungan baru juga sudah mulai bermunculan di kamp pengungsian yang sudah disediakan.

"Hujan terus turun sejak minggu lalu, kita harus menjaga agar anak-anak kita tidak sakit," kata seorang pengungsi bernama Amena Begum.

Sebelumnya diberitakan, polisi Bangladesh sempat tak mematuhi instruksi pemerintah mereka untuk mencegah orang-orang yang melarikan diri dari kekerasan di negara tetangga Myanmar yang berusaha melintasi perbatasan Bangladesh.

Mereka membiarkan ribuan warga komunitas muslim Rohingya itu masuk perbatasan tanpa ada upaya dari petugas di Bangladesh untuk menghentikan mereka.
(bis/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed