Pelaku penyerangan tewas setelah ditembak para tentara lainnya yang berada di lokasi.
"Kami yakin bahwa ini serangan teroris," ujar juru bicara kantor kejaksaan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/8/2017).
Disebutkan juru bicara tersebut, pelaku penyerangan sempat meneriakkan 'Allahu Akbar" sebanyak dua kali saat menyerang kedua tentara di ibu kota Belgia pada Jumat (25/8) waktu setempat. Para tentara lainnya kemudian melepas tembakan ke arah pria tersebut.
Media Belgia melaporkan, pelaku penyerangan sempat dilarikan ke rumah sakit setelah ditembak, namun nyawanya tak bisa diselamatkan. Identitasnya belum dirilis ke publik.
Insiden ini terjadi di sebuah jalan di Brussels pada Jumat (25/8) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Para jaksa federal telah mulai melakukan penyelidikan terorisme atas insiden ini.
(ita/ita)











































