Pemobil yang Dipukul di Cibubur Ogah Damai, Ingin Kasus Jalan Terus

Pemobil yang Dipukul di Cibubur Ogah Damai, Ingin Kasus Jalan Terus

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 21 Mei 2026 16:10 WIB
Pengendara mobil bernama M Rizky (26) yang dipukul oleh pria berinisial RG (40) di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat (Rizky/detikcom).
Foto: Pengendara mobil bernama M Rizky (26) yang dipukul oleh pria berinisial RG (40) di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat (Rizky/detikcom).
Jakarta -

Pengendara mobil bernama M Rizky (26) dipukul oleh pria berinisial RG (40) di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Korban mengungkap pelaku sempat ingin damai.

Rizky mengatakan pihaknya menolak permintaan damai itu. Dia ingin proses hukum terus berlanjut terhadap pelaku.

"Kalau untuk omongan damai, pelaku sudah ada omongan damai. Tapi kita tetap lanjut proses hukum," kata dia kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizky menjelaskan detik-detik kejadian dirinya dianiaya oleh pelaku. Dia menyebut kejadian itu setelah dirinya membunyikan klakson kepada pelaku, kemudian pelaku turun dan langsung mengancamnya.

"Awal turun dari mobil juga langsung ada pengancaman. Saat kejadian pemukulan tiba-tiba pelaku memukul saya saat turun dari mobil tanpa aba-aba dan omongan apapun," jelasnya.

Dia menyebut pengerusakan mobil juga dilakukan oleh pelaku. Usai pengerusakan itu, dia tidak menggubrisnya dan langsung melanjutkan perjalanan.

"Pengerusakan itu terjadi begitu cepat sekitar satu menit. Setelah pengerusakan saya pergi saja dan tidak menggubris lagi," imbuhnya.

Motif Pelaku

Polisi sebelumnya mengungkap motif pria berinisial RG (40) memukul Rizky. Pelaku mengaku emosi lantaran anaknya terbangun karena bunyi klakson.

"Jadi kalau motif adalah tersangka emosi dan membawa bayi, membawa bayi di dalam mobil itu," kata Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby.

Polisi menyebut anak pelaku yang berada di dalam mobil terbangun usai diklakson pengemudi lain. Pelaku pun merasa emosi lalu memukul korban.

"Sehingga anaknya terbangun dan harga dirinya sebagai ayah ingin melindungi anaknya sehingga pelaku merasa emosi," ucapnya.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada Minggu (17/5) dini hari. Usai dianiaya, korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Tonton juga video "Ribut-ribut di Cibubur: Pengemudi Mobil Diancam Ditembak Perkara Klakson"

(rdh/whn)


Berita Terkait