Beristri 24, Pemimpin Sekte Kanada Divonis Bersalah Atas Poligami

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 25 Jul 2017 11:28 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Ottawa - Pengadilan Kanada menyatakan dua mantan pemimpin sekte bersalah atas dakwaan poligami. Vonis bersalah ini terjadi setelah penyelidikan yang berlangsung puluhan tahun terhadap sekte pecahan gereja Mormon tersebut.

Winston Blackmore dan James Oler, mantan pemimpin komunitas gereja Fundamentalist Church of Latter Day Saints di Bountiful, wilayah British Columbia dinyatakan bersalah oleh hakim Mahkamah Agung British Columbia atas dakwaan poligami.

Menurut berkas-berkas pengadilan seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (25/7/2017), Blackmore didakwa melakukan praktik poligami dengan 24 wanita antara tahun 1990 dan 2014. Media-media setempat melaporkan, pria berumur 61 tahun itu telah memiliki setidaknya 146 anak dari hubungannya dengan wanita-wanita tersebut.

Oler menghadapi dakwaan yang sama, melibatkan lima wanita antara tahun 1993 dan 2009. Pria tersebut berumur 53 tahun. Sesuai hukum Kanada, hukuman maksimum untuk tindak pidana poligami adalah lima tahun penjara.

Blackmore sempat berbicara singkat kepada para wartawan di luar gedung pengadilan di Cranbrook, British Columbia usai sidang pada Senin (24/7) waktu setempat. Dikatakannya, dia hanya menjalani ajaran agamanya dan bahwa hal itu sangat penting bagi dirinya dan keluarganya. Adapun Oler pergi meninggalkan gedung pengadilan tanpa berbicara sedikit pun dengan para wartawan.

Di persidangan, pengacara Blackmore, Blair Suffredine mengatakan bahwa dirinya akan mengajukan gugatan konstitusional atas hukum poligami di Kanada jika kliennya dinyatakan bersalah. Blackmore sendiri menolak mengakui dakwaan yang dijeratkan kepadanya.

Sekte yang dipimpin Blackmore dan Oler tersebut merupakan bagian dari sekte yang sama, Church of Jesus Christ of Latter-day Saints yang berbasis di Utah, Amerika Serikat. Namun sekte Mormon tersebut telah meninggalkan praktik proligami pada tahun 1890.

(ita/ita)