DetikNews
Sabtu 22 Juli 2017, 16:29 WIB

Wanita Australia Ditembak Mati, Kepala Kepolisian AS Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Wanita Australia Ditembak Mati, Kepala Kepolisian AS Mundur Janee Harteau (REUTERS/Kevin Lamarque/File Photo)
Minneapolis - Penembakan fatal seorang wanita Australia oleh polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat (AS), masih memicu polemik. Kepala Kepolisian Minneapolis, Janee Harteau, mengundurkan diri dari jabatannya terkait kasus itu.

Dalam insiden tragis pada Sabtu (15/7) lalu, wanita Australia bernama Justine Ruszczyk atau Justine Damond (40) tewas ditembak polisi saat minta bantuan. Ruszczyk menelepon 911 setelah mendengar suara aneh yang membuatnya curiga telah terjadi kekerasan seksual di dekat rumahnya.

Saat mobil polisi tiba di dekat rumahnya, Ruszczyk berusaha mendekat untuk berkomunikasi, namun dia malah ditembak dan akhirnya tewas. Otoritas setempat menyebut, polisi terkejut mendengar suara keras yang muncul sesaat sebelum Ruszczyk mendekat, dan tembakan pun dilepaskan.

"Tragedi Sabtu (15/7) lalu, juga beberapa insiden lainnya, telah membuat saya merenungkan diri secara mendalam," ucap Harteau dalam pernyataannya, seperti dilansir CNN, Sabtu (22/7/2017).


"Saya memutuskan bahwa saya siap mengundurkan diri untuk memberikan kesempatan pada kepemimpinan baru untuk melihat hal apa yang bisa dilakukan bagi MPD (kepolisian Minneapolis) agar bisa menjadi lebih baik," imbuhnya.

Penembakan yang menewaskan Ruszczyk itu memicu kecaman publik. Publik geram karena kepolisian setempat tidak memberikan penjelasan yang utuh terkait penembakan ini. Polisi bernama Mohamed Noor yang menembak mati Ruszczyk telah dinonaktifkan. Dia disebut sudah mengabdi selama dua tahun pada kepolisian dan disebut sebagai polisi keturunan Somalia-Amerika pertama di Minneapolis.

Namun Noor belum dijerat dakwaan pidana apapun terkait penembakan fatal ini. Noor juga dilaporkan tidak bersedia memberikan keterangan kepada otoritas setempat terkait insiden itu. Para penyidik berusaha meminta keterangan dari para saksi mata. Insiden ini tengah diselidiki oleh Biro Urusan Kriminal Minnesota sebagai kasus penembakan oleh polisi.


Tidak hanya itu, Noor dan rekannya Matthew Harrity menuai kritik karena sama-sama tidak menyalakan kamera yang terpasang di badan mereka. Kamera tubuh atau body camera kini wajib dipakai seluruh polisi di AS setelah maraknya kasus penembakan fatal.

Dalam komentar pertamanya terkait insiden ini, Harteau menyayangkan terjadinya penembakan. "Seharusnya tidak terjadi. ... Di dalam mobil patroli kami, Anda akan menemukan kata-kata: 'Melindungi dengan keberanian dan mengabdi dengan penuh kasih'. Ini jelas tidak terwujud," ujarnya.

Justine RuszczykJustine Ruszczyk Foto: Stephen Govel/Reuters

(nvc/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed