Buang 100 Butir Peluru di Bandara Tokyo, Wanita AS Ditangkap

Buang 100 Butir Peluru di Bandara Tokyo, Wanita AS Ditangkap

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 05 Jul 2017 17:12 WIB
Buang 100 Butir Peluru di Bandara Tokyo, Wanita AS Ditangkap
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Tokyo - Seorang wanita dari Amerika Serikat ditangkap hari ini setelah membuang 100 butir peluru ke tempat sampah di sebuah bandara di Tokyo, Jepang.

Media NHK melaporkan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (5/7/2017), peluru-peluru untuk pistol kaliber .22 tersebut ditemukan di dalam sebuah kotak sampah di Bandara Haneda di Tokyo pada Selasa (4/7) sore waktu setempat.

Wanita yang tiba dari AS dan transit di bandara tersebut untuk menaiki penerbangan lain, ditangkap oleh polisi atas tuduhan melanggar UU pengendalian senjata api di Jepang. Peluru-peluru itu ditemukan oleh seorang petugas kebersihan dan polisi kemudian menganalisa rekaman kamera keamanan (CCTV) untuk menemukan wanita tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada polisi, wanita yang berumur 60-an tahun itu mengatakan bahwa dirinya memutuskan untuk membuang peluru-peluru yang tadinya disimpan di rumahnya di AS, setelah dia melihat peluru tersebut ada di dalam tasnya.

Menurut media Asahi Shimbun, wanita itu tiba di Tokyo pada Selasa (4/7) bersama suaminya. Disebutkan Asahi, keberadaan peluru-peluru itu kemungkinan tidak diketahui saat pemeriksaan di bandara.

Jepang menerapkan aturan ketat pengendalian kepemilikan senjata api dan amunisi. Insiden yang melibatkan senjata api terbilang sangat langka di negeri Sakura itu.

Sebelumnya pada tahun 2016, seorang mantan pemain Liga Utama Bisbol ditangkap di pulau Okinawa, Jepang selatan karena membawa sebutir peluru. Yamaico Navarro ditangkap saat pemeriksaan keamanan bandara. Kepada polisi dia mengatakan bahwa peluru itu berasal dari negara asalnya, Republik Dominika dan dia tidak tahu kalau peluru itu ada di dalam tasnya. Pria itu kemudian dibebaskan. (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini