Seperti dilansir Reuters, Minggu (11/6/2017), dalang penyerangan pada Rabu lalu tersebut tewas oleh pasukan keamanan Iran. Dalam serangan yang menewaskan 17 orang tersebut, ISIS telah mengaku bertanggungjawab.
"Pangeran dan komandan utama serangan teroris di parlemen dan Makam Ayatollah Khomeini tewas oleh pasukan keamanan," ujar Alavi seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, otoritas Iran telah menangkap total 48 anggota kelompok radikal ISIS menyusul dua serangan teroris yang terjadi di Teheran. 41 anggota ISIS teridentifikasi dan ditangkap sebelum melakukan aksi teror. Disebutkan bahwa penangkapan dilakukan menyusul serangkaian operasi intelijen dan berkat kerja sama keluarga-keluarga sejumlah teroris. Para teroris itu ditahan di provinsi-provinsi Kermanshah, Kordestan, West Azarbaijan dan ibu kota Teheran.
(Baca juga: Iran Tangkap 48 Anggota ISIS Usai Serangan Teroris di Teheran)
Pada Rabu (7/6), pria-pria bersenjata menyerang gedung Parlemen dan Mausoleum Imam Khomeini dalam dua serangan beruntun. Setidaknya 17 orang tewas dan hampir 50 orang lainnya luka-luka dalam serangan yang melibatkan penembakan dan ledakan bom. Kelompok ISIS kemudian mengklaim mendalangi kedua serangan tersebut. (bis/dkp)











































