Tertinggal, 2 Politikus Afghanistan Paksa Pesawat Berputar

Tertinggal, 2 Politikus Afghanistan Paksa Pesawat Berputar

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 26 Mei 2017 14:19 WIB
Tertinggal, 2 Politikus Afghanistan Paksa Pesawat Berputar
Ilustrasi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Kabul - Sebuah pesawat penumpang di Afghanistan dipaksa terbang berputar demi menjemput dua anggota parlemen yang tertinggal. Dua anggota parlemen itu mengerahkan pendukungnya untuk memaksa pesawat itu kembali.

Seperti dilansir AFP, Jumat (26/5/2017), insiden yang terjadi awal pekan ini memicu kecaman publik via media sosial. Banyak pengguna media sosial di Afghanistan yang menuding anggota parlemen itu menyalahgunakan wewenangnya.

Kedua anggota parlemen itu diidentifikasi bernama Abdul Rahman Shaheedani dan Hussain Naseri. Pesawat maskapai Kam Air telah siap lepas landas saat keduanya baru tiba di bandara Kabul. Pesawat itu menempuh rute domestik Kabul-Bamiyan.

"Ketika dua anggota parlemen itu tiba di Bandara Kabul, pesawat sudah ada di landasan dan siap lepas landas," terang Direktur Otoritas Penerbangan Sipil, Humayun Stanakzai, kepada AFP.

"Dua anggota parlemen itu marah dan memanggil pendukung mereka di Bamiyan. Ketika pesawat mendekati Bandara Bamiyan, para pendukung anggota parlemen ini sudah berada di bandara, memblokir landasan dengan batu. Pesawat tidak bisa mendarat dan harus terbang kembali ke Kabul," imbuhnya.

Pesawat yang membawa 30 penumpang itu akhirnya kembali ke Kabul, mengisi bahan bakar dan kemudian terbang kembali ke Bamiyan. Namun kali ini dengan dua anggota parlemen yang sebelumnya ketinggalan, ikut duduk di dalam pesawat.

Terkait insiden ini, sedikitnya lima orang termasuk petugas keamanan bandara telah ditangkap. Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyatakan mereka yang ditangkap terkait 'pengalihan ilegal' tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Belum ada komentar dari kedua anggota parlemen itu terkait insiden ini. (nvc/fdn)


Berita Terkait