Trump Serukan Isolasi Internasional, Begini Tanggapan Iran

Trump Serukan Isolasi Internasional, Begini Tanggapan Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 22 Mei 2017 16:06 WIB
Trump Serukan Isolasi Internasional, Begini Tanggapan Iran
Donald Trump saat berbicara dalam KTT Arab Islam Amerika di Riyadh (REUTERS/Jonathan Ernst)
Teheran - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengkritik pernyataan anti-Teheran yang disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kunjungan ke Arab Saudi. Zarif menyebut komentar Trump itu hanya bertujuan untuk 'memerah' Arab Saudi.

"Iran -- baru saja menggelar pemilu sungguhan -- diserang oleh @POTUS dengan dalih demokrasi dan moderasi (menghindari ekstremisme). Kebijakan Luar Negeri atau semata-semata untuk 'memerah' US$ 480 miliar dari KSA (Arab Saudi)?" kritik Zarif via Twitter seperti dilansir Press TV, Senin (22/5/2017).

@POTUS adalah kependekan dari President of the United States, merupakan nama akun resmi Twitter untuk Presiden AS. Kritikan Zarif yang disampaikan via Twitter itu menyebut langsung nama akun Trump sebagai Presiden AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Trump Serukan Isolasi Internasional terhadap Iran

Zarif mengomentari pernyataan Trump yang menyerukan kepada seluruh negara untuk mengisolasi Iran secara internasional. Di hadapan para pemimpin negara mayoritas muslim dunia dalam KTT Arab Islam Amerika di Riyadh, Trump menuding Iran memicu konflik sektarian dan teror.

Angka US$ 480 miliar (Rp 6.386 triliun) yang disebut Zarif merujuk pada kesepakatan senjata Saudi-AS baru-baru ini yang nyaris mencapai US$ 110 miliar dan kesepakatan untuk 10 tahun ke depan yang mencapai US$ 350 miliar, serta sejumlah kesepakatan Saudi-AS lainnya. Saudi disebut sebagai klien pembeli senjata paling penting bagi AS dan dan sekutu nomor satu AS di kawasan Timur Tengah.

Dalam komentar sebelumnya via situs jaringan media Al-Araby Al-Jadeed, Zarif menasihati Trump soal bagaimana menghindari terulangnya serangan teroris 11 September saat kunjungan perdananya ke Saudi.

"(Trump) Harus berdialog dengan mereka soal cara mencegah teroris dan Takfiri agar tidak bisa terus memicu konflik di kawasan dan mengulang insiden seperti 11 September oleh sponsor mereka di negara-negara Barat," tulis Zarif.

Baca juga: Raja Salman Kecam Iran sebagai Negara Pelopor ISIS

Zarif menyebut, kebijakan otoritas Saudi saat ini malah membantu meluasnya 'Iranophobia'. "Hari ini, Iran yang stabil tengah memperjuangkan stabilitas di seluruh kawasan karena Iran tahu bahwa menjamin keamanan di dalam negeri tidak mungkin terjadi dengan adanya ketidakamanan di negara tetangga," tegasnya.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads